Thu,23 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Cara Mencegah Penularan HIV Saat Merawat Orang dengan AIDS di Rumah

Cara Mencegah Penularan HIV Saat Merawat Orang dengan AIDS di Rumah

cara-mencegah-penularan-hiv-saat-merawat-orang-dengan-aids-di-rumah
Cara Mencegah Penularan HIV Saat Merawat Orang dengan AIDS di Rumah
service

Mubadalah.id – Anggapan bahwa siapa pun yang merawat orang dengan AIDS pasti akan tertular merupakan anggapan yang keliru. Apabila orang yang hidup dengan AIDS maupun anggota keluarganya mengikuti langkah-langkah pencegahan yang benar. Maka penularan HIV di lingkungan rumah dapat dicegah.

Bagi anggota keluarga yang merawat orang dengan AIDS di rumah. Berikut beberapa langkah berikut penting dilakukan agar Anda dan orang-orang di sekitar tetap terlindungi dari risiko penularan.

Pertama, hindari kontak langsung dengan cairan tubuh yang dapat membawa virus HIV, seperti darah. Berhati-hatilah pula ketika menangani muntahan, tinja, atau air seni yang mungkin tercampur darah.

Kedua, jangan menggunakan bersama benda-benda yang mungkin terkena darah, seperti pisau cukur, gunting kuku, jarum, sikat gigi, atau alat pribadi lainnya.

Apabila karena keadaan tertentu alat tersebut harus Anda gunakan bersama, lakukan sterilisasi terlebih dahulu. Jika tidak memungkinkan, rebus alat tersebut dalam air mendidih selama sekitar 20 menit sebelum digunakan oleh orang lain.

Ketiga, selalu tutup atau balut semua luka, baik luka pada orang yang hidup dengan AIDS maupun luka pada anggota keluarga lainnya. Luka terbuka dapat menjadi jalan masuk maupun keluarnya virus.

Keempat, gunakan sarung tangan atau pelindung tangan, seperti kantong plastik atau plastik bersih, ketika membuang perban bekas, kain yang kotor, pakaian, darah, muntahan, tinja, atau air seni orang yang sedang sakit.

Kelima, selalu cuci tangan menggunakan air bersih dan sabun setiap kali selesai mengganti sprei, pakaian, atau membersihkan cairan tubuh orang yang Anda rawat.

Keenam, jagalah kebersihan tempat tidur dan pakaian orang yang hidup dengan AIDS. Selain membuat mereka lebih nyaman, kebersihan juga membantu mencegah infeksi maupun penyakit kulit. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 383.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.