Mubadalah.id – Cara menggunakan spermisida sebagai berikut:
Pertama, cuci tangan Anda dengan air dan sabun.
Kedua, bila memakai spermisida dalam bentuk busa, kocok terlebih dahulu kalengnya dengan cepat sekitar 20 kali. Setelah itu, masukkan isinya ke dalam aplikator.
Bila memakai spermisida dalam bentuk tablet, buka bungkusnya. Gunakan bagian bungkus yang mudah terbuka sebagai alas tablet, kemudian basahi tablet tersebut dengan air bersih atau air ludah (ludahi tablet, bukan memasukkannya ke dalam mulut).
Ketiga, masukkan perlahan-lahan aplikator atau tablet ke dalam vagina sejauh mungkin.
Keempat, bila memakai aplikator, tekan ujung gagangnya sepanjang proses pemasukan (dari saat memasuki vagina sampai mencapai bagian terdalam). Ketika aplikator ditarik keluar, isinya seharusnya sudah kosong.
Kelima, bila memakai aplikator, setelah dikeluarkan harus segera dibilas hingga bersih menggunakan air dan sabun.
Biarkan spermisida tetap berada di dalam vagina setidaknya selama 6 jam setelah hubungan seksual selesai.
Jangan membilas bagian dalam vagina dengan air sebelum 6 jam berlalu.
Bila spermisida meleleh keluar sebelum 6 jam berlalu, gunakan pembalut yang biasa Anda pakai saat haid atau gumpalan kapas/kain agar tidak mengotori pakaian. Jangan mengelap bagian dalam vagina dengan benda-benda penyerap tersebut.
PENTING! Metode KB hormonal tidak melindungi Anda dari penyakit-penyakit yang menular melalui hubungan seksual, termasuk HIV/AIDS. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 270.





Comments are closed.