Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. CASH Berencana Pinjam Rp31 Miliar dari BAU, Dana Dipakai untuk ini

CASH Berencana Pinjam Rp31 Miliar dari BAU, Dana Dipakai untuk ini

cash-berencana-pinjam-rp31-miliar-dari-bau,-dana-dipakai-untuk-ini
CASH Berencana Pinjam Rp31 Miliar dari BAU, Dana Dipakai untuk ini
service

KABARBURSA.COM – PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) membeberkan tujuan rencana peminjaman uang sebesar Rp31 miliar kepada  PT Bara Alam Utama (BAU). Hal ini disampaikan manajemen setelah mendapat pertanyaan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai penggunaan peminjaman itu.

Presiden Direktur CASH, Willy Chandry mengatakan alasan perusahaan meminjam uang karena dana dari hasil operasional Perseroan saat ini belum mencukupi untuk menutupi seluruh biaya operasional yang meningkat.

“Terutama akibat investasi infrastruktur TI, pemeliharaan perangkat EDC, dan kebutuhan modal kerja,” ujar dia dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat, 6 Maret 2026.

Adapun, perincian rencana penggunaan dana pinjaman yang diterima dari BAU akan digunakan untuk pembelian hardware dan software sebesar Rp201.500.000, pembelian perangkat Electronic Data Capture (EDC) senilai Rp24.800.000, dab untuk modal kerja sebesar Rp30.773.700.000.

BEI kemudian bertanya mengenai cara CASH melunasi peminjaman ke BAU. Willy menyebut, Perseroan sedang melakukan rencana pelaksanaan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS) dengan salah satu agendanya yaitu persetujuan rencana right issue untuk memperkuat struktur permodalan.

Menurutnya, rencana right issue ini bertujuan untuk mendukung pengembangan bisnis dan kebutuhan modal kerja Perseroan secara berkelanjutan sehingga
dapat dijelaskan sebagai berikut:

i. Sumber kas pembiayaan pelunasan pinjaman pokok dan bunga Perseroan direncanakan melalui operasional perusahaan pada tahun 2027.

ii. Pinjaman Perseroan kepada BAU diperpanjang masa jatuh temponya dengan dikenakan denda jika tidak dilakukan pelunasan pada saat jatuh tempo

Lebih jauh Willy menyadari jika adanya bunga sebagai biaya pinjaman sebesar 15 persen per tahun atau sekitar Rp15,5 miliar. Namun begitu ia menegaskan jika Perusahaan senantiasa berupaya memenuhi tanggung jawab secara adil dan transparan.

Di sisi lain, Willy menyampaikan berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 31 Desember 2025 saldo terhutang tercatat sebesar Rp91,4 miliar. Selain itu, perusahaan juga menerima sisa pinjaman pokok tahun sebelumnya sebesar Rp3,4 miliar pada Januari 2026. (*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.