Sun,19 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Cerdas dan Mau Belajar Jadi Kunci Kesuksesan, Fahruddin Faiz Kupas Karakter Alexander Agung

Cerdas dan Mau Belajar Jadi Kunci Kesuksesan, Fahruddin Faiz Kupas Karakter Alexander Agung

cerdas-dan-mau-belajar-jadi-kunci-kesuksesan,-fahruddin-faiz-kupas-karakter-alexander-agung
Cerdas dan Mau Belajar Jadi Kunci Kesuksesan, Fahruddin Faiz Kupas Karakter Alexander Agung
service

Jakarta, Arina.idAkademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Fahruddin Faiz mengungkapkan bahwa kecerdasan yang disertai kemauan belajar merupakan fondasi utama yang membentuk karakter sukses tokoh penakluk dunia, Alexander the Great. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi salah satu dari enam karakter kuat yang mengantarkan Alexander meraih berbagai keberhasilan.

Dalam kajian filsafat yang disampaikannya, Fahruddin menjelaskan bahwa banyak orang memiliki kecerdasan, tetapi enggan terus belajar. Sebaliknya, ada pula yang memiliki semangat belajar, namun terkendala kemampuan. Alexander, kata dia, justru memiliki perpaduan keduanya.

“Yang pertama adalah beliau ini sangat cerdas dan cepat belajar. Jadi cerdas dan mau belajar. Ini dua hal yang jadi kunci dalam hidupnya Alexander,” ujar Fahruddin sebagaimana ditayangkan akun YouTube Channel Ngaji Filsafat diakses Minggu (5/7/2026).

Ia menilai kecerdasan sejatinya dimiliki oleh hampir semua orang yang sehat lahir dan batin. Menurutnya, persoalan utama bukan terletak pada kurangnya kecerdasan, melainkan kemalasan untuk mengembangkan potensi diri melalui proses belajar.

“Sebenarnya tidak ada orang yang sama sekali tidak cerdas. Asal dia sehat lahir dan batinnya pasti dia itu cerdas, kecuali yang malas. Orang tidak cerdas itu tidak ada, yang ada orang malas,” katanya.

Fahruddin menambahkan, orang yang benar-benar cerdas akan menyadari pentingnya mengembangkan akal dan budi. Kesadaran itulah yang mendorong seseorang untuk terus belajar sepanjang hidup.

Selain kecerdasan dan kemauan belajar, ia menyebut karakter lain yang dimiliki Alexander adalah rasa tanggung jawab yang tinggi. Menurutnya, kesadaran terhadap tanggung jawab membuat seseorang bekerja dengan lebih serius dan tidak menjalankan aktivitas secara asal-asalan.

“Orang sukses itu orang yang tahu tanggung jawabnya kemudian memenuhi tanggung jawab itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa orang yang tidak memiliki rasa tanggung jawab cenderung menjalani pekerjaan tanpa kesungguhan karena merasa tidak memiliki kewajiban yang harus dipenuhi.

Karakter berikutnya yang dinilai berperan besar dalam kesuksesan Alexander adalah ketekunan dan sikap pantang menyerah. Fahruddin menilai Alexander mampu menikmati perjuangan sejak usia muda, berbeda dengan anggapan umum bahwa masa muda hanya diisi dengan bersenang-senang.

Menurutnya, Alexander justru menemukan kebahagiaan dalam proses berjuang dan berkarya. Semangat tersebut, kata dia, relevan diterapkan dalam kehidupan modern dengan menjadikan pekerjaan sebagai sesuatu yang dinikmati, bukan sekadar kewajiban.

“Kalau bisa menikmati dan gembira dengan kerja, kerja itu jadinya sama dengan libur,” kata Fahruddin.

Ia mengajak peserta kajian untuk membangun pola pikir bahwa belajar, bekerja, dan berkarya merupakan sumber kebahagiaan. Dengan demikian, seseorang dapat menjalani proses meraih kesuksesan tanpa merasa terbebani oleh pekerjaan yang dilakukan.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.