Jakarta –
Bunda, cuaca panas saja kadang sudah bikin tubuh cepat lelah. Apalagi kalau sedang hamil, ya? Perut yang semakin besar, tubuh yang mudah berkeringat, ditambah udara yang terasa gerah bisa membuat aktivitas sehari-hari jadi lebih berat.
Nah, kondisi inilah yang dirasakan Megan Clement, seorang Bunda di Paris, Prancis. Saat usia kehamilannya menginjak tujuh bulan, kota tempat tinggalnya justru dilanda gelombang panas ekstrem dengan suhu yang mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.
Pengalamannya itu kemudian ia ceritakan dalam sebuah tulisan di The Guardian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamil besar saat suhu tembus 40 derajat Celsius
Megan tinggal di kawasan Seine-Saint-Denis, salah satu wilayah di Paris yang dikenal cukup padat penduduk. Saat gelombang panas datang, suhu udara terus meningkat hingga lebih dari 40 derajat Celsius.
Sebelumnya, Paris mengalami periode gelombang panas dahsyat terburuk yang pernah tercatat, lebih buruk daripada hari itu di tahun 2019, dan lebih buruk daripada tahun 2003, ketika gelombang panas berkepanjangan menewaskan hampir 15.000 orang.
Yang paling membuatnya kewalahan ternyata bukan hanya panas di siang hari. Saat malam tiba, udara di dalam rumah juga tetap terasa gerah sehingga ia sulit tidur.
Padahal, menurutnya, tidur nyenyak saat hamil trimester ketiga saja sudah menjadi tantangan. Ditambah suhu yang sangat panas, tubuhnya terasa semakin tidak nyaman.
Ia mengaku sering terbangun di malam hari karena kepanasan. Tubuh terus berkeringat meski jendela rumah sudah dibuka.
Mulai khawatir dengan kondisi calon bayi
Selain merasa tidak nyaman, Megan juga mengaku sempat cemas. Ia membaca bahwa suhu ekstrem dapat meningkatkan risiko dehidrasi hingga persalinan prematur pada ibu hamil.
Rasa khawatir itu membuatnya berusaha menjaga kondisi tubuh sebaik mungkin. Ia pun memilih lebih banyak berada di dalam ruangan dan mengurangi aktivitas di luar rumah saat matahari sedang terik.
Otoritas kesehatan telah mengumumkan 1.000 kematian di Prancis selama periode tiga hari. Jumlah balita yang tewas di dalam mobil yang panas kini mencapai empat orang. Kematian akibat tenggelam telah mencapai 74 orang.
“Kita tidak bisa beradaptasi dengan gelombang panas yang tidak ada bandingannya di Eropa saat ini dan belum pernah ada bandingannya dalam sejarah kita,” kata Presiden Prancis, Emmanuel Macron
Berbagai cara dilakukan agar tubuh tetap sejuk
Agar bisa bertahan selama gelombang panas, Megan akhirnya menyewa pendingin ruangan portabel. Meski sempat mengalami kendala saat dipasang, alat tersebut cukup membantu membuat suhu di rumah menjadi lebih nyaman.
Selain itu, ia juga rutin:
- Minum air putih lebih sering.
- Mandi dengan air sejuk.
- Beristirahat di tempat yang memiliki pendingin ruangan.
- Menghindari keluar rumah saat siang hari.
Menurutnya, gelombang panas menjadi tantangan tersendiri bagi ibu hamil. Namun, ia juga menyadari tidak semua orang memiliki akses ke pendingin ruangan, sehingga banyak keluarga yang harus bertahan di rumah yang tetap terasa sangat panas.
Kenapa ibu hamil lebih mudah kepanasan?
Bunda, saat hamil tubuh memang bekerja lebih keras untuk mendukung tumbuh kembang janin. Volume darah meningkat, metabolisme juga bertambah sehingga suhu tubuh cenderung lebih tinggi dibanding biasanya.
Itulah sebabnya ibu hamil lebih mudah merasa gerah dan berkeringat, terutama ketika cuaca sedang sangat panas.
Kalau tubuh kekurangan cairan, risikonya juga bisa meningkat, mulai dari dehidrasi, pusing, lemas, hingga kontraksi sebelum waktunya.
Tips agar Bunda tetap nyaman saat cuaca panas
Kalau cuaca di tempat tinggal Bunda sedang panas-panasnya, beberapa cara sederhana ini bisa dicoba:
- Jangan lupa minum air putih lebih banyak, meski belum merasa haus.
- Pakai pakaian yang longgar dan berbahan katun agar tubuh lebih sejuk.
- Kurangi aktivitas di luar rumah saat matahari sedang terik.
- Gunakan kipas angin atau AC bila tersedia.
- Istirahat yang cukup dan jangan memaksakan diri jika tubuh mulai terasa lelah.
Bila Bunda mulai merasa pusing, lemas, mengalami kontraksi, atau gerakan Si Kecil di dalam kandungan terasa berkurang, jangan ragu untuk segera menghubungi dokter atau datang ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kisah Megan di Paris ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem bisa menjadi tantangan tersendiri selama kehamilan. Karena itu, penting untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh, memenuhi kebutuhan cairan, dan tidak ragu beristirahat agar Bunda dan Si Kecil tetap sehat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)





Comments are closed.