Sat,18 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Kisah Bunda Sudah Dinyatakan Steril tapi Melahirkan 4 Jam Kemudian

Kisah Bunda Sudah Dinyatakan Steril tapi Melahirkan 4 Jam Kemudian

kisah-bunda-sudah-dinyatakan-steril-tapi-melahirkan-4-jam-kemudian
Kisah Bunda Sudah Dinyatakan Steril tapi Melahirkan 4 Jam Kemudian
service

Jakarta

Bayangkan Bunda datang ke rumah sakit hanya karena tekanan darah tinggi, lalu beberapa jam kemudian sudah menggendong bayi yang baru lahir. Itulah yang dialami seorang perempuan berusia 36 tahun di Hangzhou, China.

Yang membuat kisah ini makin mengejutkan, perempuan tersebut sebelumnya pernah diberi tahu bahwa dirinya sulit atau bahkan tidak mungkin hamil karena masalah kesuburan yang dialaminya.

Dikutip dari South China Morning Post, perempuan bermarga Gong itu datang ke Zhejiang Provincial People’s Hospitaluntuk memeriksakan hipertensi. Saat dokter menanyakan riwayat menstruasinya yang sudah lama tidak datang, pemeriksaan USG dilakukan dan hasilnya membuat semua orang terkejut: ia ternyata sudah hamil sekitar 34 minggu atau lebih dari delapan bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya sekitar empat jam setelah mengetahui dirinya hamil, dokter langsung melakukan operasi caesar darurat dan lahirlah seorang bayi laki-laki dengan berat sekitar 2 kilogram. 

Sebelumnya, Gong dan suaminya telah menanyakan tentang proses fertilisasi in vitro (IVF) dan mereka ditolak oleh dokter yang mendesaknya untuk menurunkan berat badannya terlebih dahulu.

Secara fisik, Gong digambarkan sebagai perempuan tinggi dan gemuk, serta kecanduan makan makanan penutup. Pada awal Desember, Gong menderita mati rasa di lengannya. Pemeriksaan fisik di sebuah klinik kecil menunjukkan tekanan darahnya sangat tinggi, yang mendorongnya untuk mencari perawatan di pusat kesehatan besar.

Setelah mendengar bahwa Gong tidak mengalami menstruasi selama beberapa bulan, dokter di Rumah Sakit Rakyat Provinsi Zhejiang mengatur agar ia menjalani pemeriksaan USG yang mengungkapkan bahwa ia sedang mengandung bayi.

Selain itu, dokter kandungan mengatakan kondisi Gong kritis, sehingga operasi caesar segera dilakukan, menghasilkan bayi laki-laki dengan berat 2 kg.

“Hanya ada empat jam dari mengetahui saya hamil hingga kelahiran bayi saya,” kata Gong dengan gembira.

Mengapa kehamilannya tidak disadari?

Banyak orang bertanya-tanya, bagaimana mungkin seorang ibu tidak menyadari kehamilan sampai usia kandungan lebih dari delapan bulan?

Dokter kandungan di rumah sakit tersebut menjelaskan bahwa beberapa faktor dapat membuat tanda-tanda kehamilan menjadi kurang jelas, antara lain:

  • Berat badan berlebih sehingga perubahan bentuk perut tidak terlalu terlihat.
  • Kenaikan berat badan selama hamil tidak terlalu signifikan.
  • Gerakan janin tidak terasa kuat.
  • Keluhan mual dan muntah pada awal kehamilan sangat ringan atau hampir tidak ada.

Dalam kasus Gong, dokter menilai kondisi kesehatannya cukup berisiko sehingga persalinan harus segera dilakukan. 

Penyebab hamil setelah steril

Istilah ‘steril’ sering digunakan masyarakat untuk menyebut tindakan sterilisasi atau kondisi yang dianggap tidak subur. Namun penting dipahami, hasil tindakan sterilisasi maupun diagnosis infertilitas tidak selalu berarti kehamilan mustahil terjadi.

Dalam dunia medis, memang ada kasus langka dengan kehamilan tetap dapat terjadi setelah prosedur sterilisasi, misalnya karena saluran tuba kembali tersambung secara alami atau prosedurnya tidak sepenuhnya efektif. Meski begitu, kejadian ini tergolong sangat jarang.

Pada kasus Gong, ia sebelumnya pernah diberi tahu bahwa dirinya tidak dapat memiliki anak, bukan menjelaskan secara rinci jenis prosedur sterilisasi yang pernah dijalaninya. 

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal NEJM Evidence, ditemukan bahwa sebagian kecil perempuan masih mengalami kehamilan setelah menjalani sterilisasi tuba. Hal itu menunjukkan bahwa diagnosis infertilitas tidak selalu identik dengan ketidakmampuan hamil secara permanen. Peneliti juga menemukan bahwa prediksi peluang kehamilan dipengaruhi banyak faktor, seperti usia, kondisi hormon, kesehatan reproduksi, dan riwayat medis.

Selain itu, penelitian lain dalam Journal of Human Reproductive Sciences melaporkan bahwa kegagalan sterilisasi dapat terjadi sekitar 1 dari 200 perempuan dengan tingkat kegagalan tahun pertama sekitar 0,1–0,8 persen. Prediksi kehamilan pada pasien infertilitas menyebutkan bahwa kemungkinan hamil dapat bervariasi antar individu dan tidak dapat ditentukan hanya dari satu pemeriksaan. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.