Tue,1 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Dejan/Apriyani bawa modal juara ke Indonesia Masters 2026 di Pontianak

Dejan/Apriyani bawa modal juara ke Indonesia Masters 2026 di Pontianak

dejan/apriyani-bawa-modal-juara-ke-indonesia-masters-2026-di-pontianak
Dejan/Apriyani bawa modal juara ke Indonesia Masters 2026 di Pontianak
service

Jakarta (ANTARA) – Ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu membawa modal gelar juara saat melanjutkan perjuangan pada BWF World Tour Super 100 Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, 1-6 September.

Dejan/Apriyani baru saja menjuarai Polytron Pontianak International Challenge 2026 yang berlangsung di tempat yang sama dan menjadi salah satu dari tiga penyumbang gelar bagi Indonesia.

“Gelar juara yang penting karena bukan tentang levelnya tapi tentang prosesnya. Kami sedang berproses ke level yang lebih tinggi, semoga ini menjadi pijakan pertamanya,” ujar Dejan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

Dua gelar lainnya diraih Richie Duta Richardo pada tunggal putra serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo pada ganda putra yang sekaligus mengantarkan Indonesia menjadi juara umum turnamen International Challenge 2026 .

Keberhasilan itu menjadi modal bagi para wakil tuan rumah ketika level persaingan meningkat pada Indonesia Masters yang berstatus BWF World Tour Super 100.

“Sekiranya ini menjadi modal kami semua di sektor ganda campuran untuk bangkit lagi, untuk berjuang ekstra keras ke depan,” kata Apriyani.

Dejan/Apriyani kembali menjadi salah satu pasangan yang diturunkan Indonesia di sektor ganda campuran bersama Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, serta Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindiya Wardana.

Namun persaingan diperkirakan lebih berat dengan hadirnya sejumlah pasangan asing, termasuk Supak Jomkoh/Ornnicha Jongsathapornparn dari Thailand dan Ming Che Lu/Chou Yun An asal Taiwan.

Sektor lain juga menghadirkan sejumlah pemain yang baru meraih hasil positif pada International Challenge.

Richie kembali turun pada tunggal putra bersama Anthony Sinisuka Ginting, Prahdiska Bagas M. Shujiwo, Muhamad Yusuf, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah, dan Christian Adinata.

Sementara Pulung/Wahyu melanjutkan kiprahnya pada ganda putra bersama sejumlah pasangan Indonesia lainnya, termasuk Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino dan Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya.

Indonesia Masters Pontianak diikuti 356 atlet dari 17 negara dengan Indonesia mengirim peserta terbanyak yakni 107 atlet.

Taiwan menjadi kontingen terbesar kedua dengan 79 atlet, disusul India 34 atlet, China 29 atlet, serta Thailand 22 atlet.

Selain ganda campuran, persaingan juga menghadirkan sejumlah pemain berpengalaman seperti H.S. Prannoy asal India dan Wang Po Wei dari Taiwan.

Selain itu ada Ashmita Chaliha, Rakshitha Sree Santosh Ramraj dan Anmol Kharb menjadi tiga wakil India yang menempati jajaran unggulan teratas tunggal putri.

Ketua Panitia Pelaksana Yuni Kartika mengatakan persaingan pada Indonesia Masters diperkirakan lebih ketat karena level turnamen meningkat menjadi BWF World Tour Super 100.

“Ini menjadi tantangan bagi kami sebagai penyelenggara, tetapi sekaligus kebanggaan karena masyarakat Pontianak dapat kembali menyaksikan pertandingan dengan persaingan yang lebih ketat,” kata Yuni.

Baca juga: Anthony Ginting ramaikan Super 100 Indonesia Masters di Pontianak

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.