Jakarta (ANTARA) – Sebanyak delapan dari 11 wakil Indonesia berstatus unggulan pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang berlangsung di New Delhi, India, 17–23 Agustus.
Dikutip dari laman resmi BWF, Kamis, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi wakil Indonesia dengan posisi unggulan tertinggi yakni sebagai unggulan kedua, tepat di bawah pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
Fajar/Fikri menuju New Delhi dengan modal dua gelar beruntun setelah menjuarai Japan Open dan China Open 2026. Pada final kedua turnamen tersebut, mereka sama-sama mengalahkan Kim/Seo.
Selain Fajar/Fikri, ganda putra tanah air lainnya Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menempati unggulan kesembilan, sedangkan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi unggulan ke-12.
Baca juga: Undian Kejuaraan Dunia 2026: Alwi Farhan berpotensi jumpa Shi Yu Qi
Baca juga: Nova Widianto gantikan Rionny tangani ganda campuran pelatnas
Dari sektor tunggal putra, Jonatan Christie menempati unggulan ketiga di bawah Shi Yu Qi asal China dan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand.
Alwi Farhan menjadi tunggal putra Indonesia lainnya yang masuk daftar unggulan. Pebulu tangkis 21 tahun tersebut berada di unggulan ke-11.
Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berstatus unggulan dengan menempati posisi keenam.
Putri membawa modal medali perunggu dari Kejuaraan Dunia 2025 di Paris. Saat itu, langkahnya terhenti pada semifinal setelah kalah dari Akane Yamaguchi asal Jepang melalui pertandingan tiga gim 17-21, 21-14, 6-21.
Dua unggulan Indonesia lainnya berasal dari sektor ganda putri. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menempati unggulan ke-12, lalu Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berada satu tingkat di bawah mereka sebagai unggulan ke-13.
Dengan demikian, delapan unggulan Indonesia terdiri atas dua wakil tunggal putra, satu tunggal putri, tiga ganda putra, dan dua ganda putri.
Tiga wakil Indonesia yang tidak berstatus unggulan adalah tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan serta dua ganda campuran, yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Indonesia membawa misi memperbaiki pencapaian pada edisi sebelumnya setelah hanya meraih satu medali perunggu melalui Putri. Gelar juara dunia terakhir Indonesia dipersembahkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada edisi 2019 di Basel, Swiss.
Baca juga: PBSI masih mungkin panggil Jafar/Felisha untuk Asian Games
Baca juga: Leo/Daniel amankan gelar juaraTaipei Open 2026
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.