Tue,19 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Dugaan Pelecehan Seksual di UNU Blitar, Mahasiswi Trauma hingga Tak Masuk Kuliah Satu Semester

Dugaan Pelecehan Seksual di UNU Blitar, Mahasiswi Trauma hingga Tak Masuk Kuliah Satu Semester

dugaan-pelecehan-seksual-di-unu-blitar,-mahasiswi-trauma-hingga-tak-masuk-kuliah-satu-semester
Dugaan Pelecehan Seksual di UNU Blitar, Mahasiswi Trauma hingga Tak Masuk Kuliah Satu Semester
service

Ringkasan Berita:

  • Dugaan pelecehan seksual di UNU Blitar membuat korban trauma hingga tidak masuk kuliah satu semester. Satgas universitas kini meneliti kasus tersebut.
  • Sejumlah mahasiswi UNU Blitar mengalami pelecehan di ruang kelas, korban berharap sang dosen diberhentikan. Polisi belum dilibatkan karena minim bukti.
  • Ketua PMII UNU Blitar mendampingi korban pelecehan seksual, sementara pihak universitas masih menyelidiki dugaan kasus di kampus.


Blitar (beritajatim.com) – Dugaan pelecehan yang dilakukan salah satu dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar meninggalkan trauma mendalam bagi para korban. Salah satu mahasiswi yang diduga menjadi korban bahkan tidak berani mengikuti kuliah selama satu semester.

Sang mahasiswi merasa trauma dan malu usai menjadi korban pelecehan yang dilakukan di dalam ruang kuliah. Cerita ini mencuat setelah Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UNU Blitar, Ahmad Kafi, mendampingi salah satu korban. “Ada yang sampai satu semester itu tidak masuk kuliah,” ungkap Kafi pada Sabtu (9/5/2026).

Tak hanya enggan masuk kuliah, korban lainnya mengalami trauma yang cukup berat. Mahasiswi yang sebelumnya pernah mengalami pelecehan ternyata kembali menjadi korban di bangku kuliah. “Kemarin saat menggali korban korban lain, bahkan sampai ada yang nangis nangis histeris karena trauma yang dialaminya,” tandas Kafi.

Kasus ini kini telah dilaporkan ke Satgas universitas dengan harapan sang dosen diberhentikan dari UNU Blitar. “Harapan kami cuma itu agar yang bersangkutan diberhentikan dan tidak mengajar di kampus lagi,” tegas Kafi.

Para korban belum memiliki rencana untuk melapor ke polisi karena minimnya bukti. “Kan di kampus juga tidak ada CCTV, terus ini masih masuk kategori pelecehan seksual belum sampai ke persetubuhan,” jelasnya.

Diketahui, dugaan pelecehan terjadi di dalam ruang kelas saat dosen bersangkutan mengajar. Wakil Rektor 3 UNU Blitar, Ardhi Sanwidi, menyatakan laporan soal dugaan pelecehan akan diselidiki oleh pihak universitas.

Para mahasiswa diminta bersabar menunggu hasil penyelidikan sesuai aturan kampus. “Saat ini masih proses penyelidikan sesuai dengan peraturan yang berlaku di universitas,” kata Ardhi singkat. [owi/suf]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.