Thu,28 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Empat Bulan setelah Banjir, Penyintas di Bener Meriah Aceh Menunggu dalam Ketidakpastian

Empat Bulan setelah Banjir, Penyintas di Bener Meriah Aceh Menunggu dalam Ketidakpastian

empat-bulan-setelah-banjir,-penyintas-di-bener-meriah-aceh-menunggu-dalam-ketidakpastian
Empat Bulan setelah Banjir, Penyintas di Bener Meriah Aceh Menunggu dalam Ketidakpastian
service

Bener Meriah, NU Online
Empat bulan setelah bencana hidrometeorologi melanda Kabupaten Bener Meriah, Aceh, sejumlah penyintas di Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, masih hidup dalam ketidakpastian. Bantuan hunian sementara (huntara) dari Pemerintah yang diharapkan menjadi solusi hingga kini belum juga mereka terima.

Sedikitnya enam kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak berat dilaporkan belum mendapatkan bantuan apa pun sejak bencana terjadi pada 26 November 2025. Rumah-rumah mereka bahkan ada yang mengalami kerusakan hingga hampir 100 persen, sehingga tidak lagi layak ditempati.

Salah seorang warga, Taufik, menggambarkan kondisi yang dialaminya. Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh kini hanya menyisakan puing-puing. Selain itu, kebun yang menjadi sumber penghidupan juga ikut terdampak.

“Kerusakannya sangat parah. Rumah kami sudah tidak bisa ditempati lagi, tapi sampai sekarang belum ada bantuan yang kami terima,” ujarnya pada Sabtu (28/3/2026).

Tidak hanya hunian, bantuan lain seperti jaminan hidup (jadup) dan perabotan rumah tangga juga belum diterima. Kondisi ini membuat warga harus bertahan dengan keterbatasan, bahkan bergantung pada bantuan seadanya dari lingkungan sekitar.

Upaya untuk mendapatkan bantuan sebenarnya sudah dilakukan berulang kali. Taufik mengaku telah menyerahkan berbagai dokumen kepada pemerintah desa sejak Januari 2026. Namun, hingga kini belum ada kepastian yang jelas.

“Sudah beberapa kali kami kirim berkas, diminta ulang lagi, tapi hasilnya belum ada. Kami hanya ingin kejelasan,” katanya.

Di tengah ketidakpastian tersebut, harapan warga sederhana: mendapatkan kepastian dari pemerintah, apakah mereka berhak menerima bantuan atau tidak. “Kalau memang tidak dapat, bilang saja. Jangan digantung seperti ini,” ungkap Taufik.

Situasi ini juga menjadi perhatian berbagai pihak. Ketua PW Ansor Aceh, Azwar A. Gani, menilai bahwa penanganan pascabencana harus lebih responsif dan transparan, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Empat bulan adalah waktu yang cukup lama. Pemerintah harus memastikan bahwa korban benar-benar mendapatkan haknya, terutama hunian yang layak,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kejelasan data dan distribusi bantuan menjadi kunci utama dalam pemulihan pascabencana. “Jangan sampai masyarakat yang sudah kehilangan rumah justru kehilangan harapan karena proses yang tidak jelas,” tambahnya.

Menurut Azwar, Pemerintah perlu mempercepat proses verifikasi dan memastikan tidak ada warga yang terlewat dalam pendataan. “Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi soal kemanusiaan. Mereka butuh tempat tinggal, bukan sekadar janji,” tegasnya.

Di Kampung Seni Antara, hari-hari berlalu dengan ketidakpastian. Di antara reruntuhan rumah dan lahan yang rusak, warga terus menunggu—nunggu bantuan, menunggu kepastian, dan menunggu kehidupan mereka kembali normal. Namun hingga kini, bagi sebagian penyintas, bantuan itu masih sebatas harapan.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.