Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri berharap bisa cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan ketika tampil Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Pasangan dari Fajar Alfian tersebut menilai bahwa Arena Indira Gandhi, New Delhi yang menjadi venue Kejuaraan Dunia BWF 2026 kurang lebih akan sama menyuguhkan tantangan kala dirinya tampil di India Open 2026 pada Januari lalu.
“Kami harus cepat adaptasi juga karena bukan tim Indonesia saja, pasti tim negara lain pun akan merasakan hal yang sama dari segi hotel dan main hall-nya juga pasti akan sama. Ya, ambil positifnya aja, jangan terganggu oleh seperti itu,” kata Fikri kepada pewarta di Pelatnas PBSI, Jakarta, Rabu.
Jawara China Open 2026 tersebut percaya diri bisa meraih gelar juara pada turnamen yang berlangsung mulai 17-23 Agustus mendatang.
Baca juga: Fajar/Fikri pertahankan gelar juara China Open
Saat ini, Fajar/Fikri menjalani latihan intensif selama dua minggu untuk persiapan menatap Kejuaraan Dunia BWF 2026 kali ini.
Fikri mengungkapkan bahwa persiapannya berjalan dengan lancar dan tidak mengalami kendala teknis.
“Persiapan khusus sih nggak ada ya, lebih ke sama aja kayak kemarin sebelum pertandingan-pertandingan sebelumnya. Cuma persiapan khususnya mungkin di fokus diri saya sendiri aja sih, mungkin Fajar pun melakukan hal yang sama,” ungkap Fikri mengenai proses persiapannya.
Fajar/Fikri menatap Kejuaraan Dunia 2026 dengan motivasi tinggi setelah mampu menjuarai dua turnamen BWF beruntun sebelumnya yakni Japan Open 2026 dan China Open 2026.
Dengan catatan positif tersebut, Fikri mengaku kian percaya diri bisa kembali membawa pulang gelar juara.
Baca juga: Fikri percaya diri bisa raih juara dunia BWF 2026
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.