Thu,13 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Aliran Air Tawar Laut Jawa Adalah Kunci Produktivitas Perikanan, Nilainya Pun Tidak Main-main

Aliran Air Tawar Laut Jawa Adalah Kunci Produktivitas Perikanan, Nilainya Pun Tidak Main-main

aliran-air-tawar-laut-jawa-adalah-kunci-produktivitas-perikanan,-nilainya-pun-tidak-main-main
Aliran Air Tawar Laut Jawa Adalah Kunci Produktivitas Perikanan, Nilainya Pun Tidak Main-main
service

12 Agustus 2026 19.00 WIB • 1 menit

Foto oleh Abdul Basit di Unsplash


Dinamika pergerakan air tawar di wilayah selatan Benua Maritim Indonesia menyimpan nilai strategis bagi keberlanjutan ekonomi maritim.

Kajian Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa Laut Jawa bertindak sebagai pemasok utama air tawar, sementara Laut Banda menjadi titik temu penampungan arus lintas samudra.

Menggunakan pemodelan hidrodinamika Tiga Dimensi Ocean General Circulation Model for the Earth Simulator (OFES) buatan JAMSTEC Jepang, riset ini memetakan pergerakan air tawar dari limpasan sungai-sungai besar Kalimantan yang mengalir hingga ke Indonesia Timur.

Masukan air tawar ini membawa zat hara serta nutrisi penting yang memicu pertumbuhan plankton. Kondisi tersebut menjadikan kawasan Laut Jawa hingga Laut Banda sebagai zona subur tempat berkumpulnya berbagai komoditas ikan bernilai ekonomi tinggi.

“Karena berada di wilayah khatulistiwa sebagai area ascending branch dari Walker circulation, perubahan kecil pada kondisi lautan di Indonesia akan memengaruhi iklim lokal sekaligus berdampak pada sistem iklim global,” kata periset postdoctoral Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN Amirotul Bahiyah.

El Nino, Jalur Tangkap, dan Logistik Kapal

Perubahan kadar garam (salinitas) akibat dorongan fenomena El Niño-Southern Oscillation (ENSO) memicu pergeseran peta tangkapan nelayan.

Saat El Nino kuat terjadi, sirkulasi arus tetap menyebarkan air tawar bersalinitas rendah dari Laut Jawa hingga ke Laut Banda, meskipun curah hujan di daratan menyusut.

Perubahan salinitas ini memengaruhi pola migrasi serta kedalaman renang kelompok ikan komersial. Ketidakpastian pergerakan ikan di laut lepas berisiko meningkatkan biaya operasional bahan bakar kapal nelayan jika tidak diantisipasi dengan data pemetaan yang akurat.

Di sisi lain, data sirkulasi arus dan distribusi air tawar ini membantu industri pelayaran komersial merancang rute penyeberangan kapal dagang yang lebih efisien dan aman dari risiko cuaca ekstrem.

Kehadiran data ilmiah terperinci mengenai dinamika laut Nusantara diterbitkan dalam Journal of Geophysical Research: Oceans. Penguasaan data ini menjadi upaya penting bagi pengembangan industri akuakultur lepas pantai (offshore aquaculture) serta perlindungan kawasan pesisir.

Pemetaan salinitas yang presisi membantu pemerintah dan pelaku usaha mengukur risiko investasi di sektor perikanan tangkap maupun budidaya air laut.

Pemanfaatan data riset iklim dan oseanografi ini diharapkan mampu menekan potensi kerugian ekonomi akibat anomali cuaca global, sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan dari sektor kelautan Indonesia.

“Pada periode El Niño kuat, sirkulasi adveksi mampu menyebarkan massa air bersalinitas rendah secara merata dari Laut Jawa hingga mencapai Laut Banda meskipun curah hujan di daratan sedang turun,” kata Amirotul Bahiyah.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.