Sun,26 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Ibu Hamil Lebih Rentan Kekurangan Yodium, Kenali Bahayanya untuk Anak saat Dewasa

Ibu Hamil Lebih Rentan Kekurangan Yodium, Kenali Bahayanya untuk Anak saat Dewasa

ibu-hamil-lebih-rentan-kekurangan-yodium,-kenali-bahayanya-untuk-anak-saat-dewasa
Ibu Hamil Lebih Rentan Kekurangan Yodium, Kenali Bahayanya untuk Anak saat Dewasa
service

Jakarta

Yodium merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan selama hamil, Bunda. Sayangnya, kekurangan yodium masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diwaspadai pada ibu hamil.

Perlu diketahui, yodium merupakan zat kimia yang digunakan tubuh untuk pembentukan hormon tiroid. Hormon ini sangat penting untuk fungsi tiroid, metabolisme, dan perkembangan otak janin.

Sumber yodium sebenarnya bisa ditemukan di dalam makanan sehari-hari, seperti di produk susu, ikan, daging, dan garam dapur. Namun, kebutuhan yodium yang meningkat selama kehamilan membuat ibu hamil lebih rentan mengalami defisiensi bila asupannya tidak tercukupi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekurangan yodium dapat disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah semakin banyaknya orang beralih ke pola makan vegan, di mana mereka tidak mengonsumsi makanan mengandung yodium. Selain itu, perubahan dalam proses pembuatan makanan juga dapat meningkatkan jumlah perempuan yang berisiko mengalami kekurangan nutrisi ini, Bunda.

Dokter dari Mercy Medical Center di Baltimore, dr. Jonathan Rich, mengatakan bahwa kondisi kekurangan yodium sangat jarang terjadi. Namun, tak menutup kemungkinan ibu hamil mengalami masalah ini hingga memengaruhi kondisi tubuhnya.

“Pada ibu hamil, kebutuhan tiroid mereka meningkat. Tiroid menghasilkan energi untuk tubuh, sehingga saat hamil, perempuan membutuhkan lebih banyak hormon tiroid. Jika membutuhkan lebih banyak hormon, maka seseorang membutuhkan lebih banyak yodium, yang merupakan bahan pembangun hormon tiroid,” kata Rich, dilansir laman WbalTV.

Studi yang diterbitkan di jurnal Paediatric and Perinatal Epidemiology tahun 2012 mengungkap bahwa kekurangan yodium ringan pada ibu hamil dapat menyebabkan disfungsi tiroid. Namun, studi ini belum memastikan dampaknya pada fungsi kognitif dan neurologis bayi.

Sementara dalam jurnal Nutrients tahun 2025, dijelaskan bahwa asupan yodium ibu hamil yang tidak memadai dapat mengurangi sintesis tiroksin, mengganggu perkembangan otak janin, dan menyebabkan defisit jangka panjang dalam fungsi kognitif sepanjang masa kanak-kanak dan dewasa.

“Dampak kekurangan yodium pada perkembangan kognitif anak telah terbukti dengan baik dalam konteks kekurangan yang parah. Namun, semakin banyak bukti menunjukkan bahwa bahkan kekurangan yodium ringan hingga sedang selama kehamilan dan menyusui dapat berdampak buruk pada hasil perkembangan saraf pada anak,” demikian hasil kesimpulan studi.

Kekurangan yodium dapat menyebabkan banyak komplikasi, terutama selama kehamilan. Berikut komplikasinya, seperti melansir dari laman Cleveland Clinic:

  • Keguguran
  • Kelahiran mati (stillbirth)
  • Cacat lahir
  • Pertumbuhan janin terhambat
  • Disabilitas intelektual

Dalam kasus yang jarang terjadi, kekurangan yodium selama kehamilan dapat menyebabkan kerusakan otak parah yang disebut kretinisme atau sindrom kekurangan yodium bawaan. Bayi yang lahir dengan kondisi ini mengalami komplikasi serius, seperti keterlambatan fisik dan mental, tuli dan tidak dapat berbicara, kekakuan otot yang parah, hingga bertubuh pendek.

Gejala kekurangan yodium

Seseorang yang kekurangan yodium umumnya menunjukkan gejala yang mirip dengan beberapa kondisi medis. Berikut gejala-gejalanya:

  • Mudah lelah
  • Penambahan berat badan
  • Sensitivitas terhadap dingin
  • Kulit kering
  • Pembengkakan leher
  • Rambut kasar dan menipis
  • Suara serak

Penanganan kekurangan yodium

Kekurangan yodium umumnya dapat didiagnosis secara visual, yakni dengan melihat adanya kelenjar tiroid yang membesar atau gondok. Bunda juga dapat melakukan tes pencitraan, seperti USG tiroid untuk mengukur kelenjar tiroid dan tes darah tiroid.

Kekurangan yodium dapat diobati dengan pemberian suplemen yodium, Bunda. Dokter juga dapat merekomendasikan suplemen hormon tiroid untuk pengobatan.

Jika bayi lahir dengan kekurangan yodium, maka kondisi tersebut dapat diobati dengan pemberian suplemen hormon tiroid. Pemberian suplemen akan bergantung pada tingkat keparahan kondisi.

Demikian serba-serbi dampak kekurangan yodium saat hamil, serta pengobatannya. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.