Sun,26 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. IHSG Dekati Level 6.000: ini Saham yang Bertahan

IHSG Dekati Level 6.000: ini Saham yang Bertahan

ihsg-dekati-level-6.000:-ini-saham-yang-bertahan
IHSG Dekati Level 6.000: ini Saham yang Bertahan
service

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan kembali terkoreksi. Di sesi pertama perdagangan Rabu, 24 Juni 2026, IHSG turun 99,13 poin atau 1,62 persen ke level 6.002,20. Posisi tersebut membuat IHSG hanya berjarak tipis dari level psikologis 6.000 yang selama ini menjadi salah satu area penting bagi pelaku pasar.

Nilai transaksi pasar reguler mencapai Rp6,43 triliun dengan volume perdagangan sekitar 119,24 juta lot. Aktivitas perdagangan masih cukup ramai, tetapi sentimen yang berkembang mengarah pada aksi ambil untung dan pengurangan risiko.

Di tengah pelemahan indeks yang cukup dalam, beberapa saham berhasil menghijau. Saham Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menguat 4,59 persen ke level 570 setelah dibuka di 555 dan sempat menyentuh level tertinggi 605.

Minat beli investor masih cukup kuat pada saham-saham yang memiliki katalis dan valuasi menarik. Investor EMTK berani melakukan akumulasi dengan nilai transaksi mencapai Rp60,9 miliar dan rata-rata harga perdagangan di 579.

Fenomena serupa juga terlihat pada saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE). Saham ini melonjak 5,36 persen ke level 59. Dari harga pembukaan 58, TRUE bahkan sempat menyentuh level tertinggi 66 sebelum akhirnya ditutup di area 59. 

Meski kapitalisasi dan ukuran emiten ini tidak sebesar saham-saham papan atas, kenaikan TRUE menunjukkan masih ada ruang bagi investor untuk berburu peluang pada saham-saham yang memiliki momentum.

Namun, tidak semua saham mampu bertahan. Sebagian justru menjadi pemberat utama pergerakan indeks.

Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menjadi salah satu yang mengalami koreksi tajam. BRMS ditutup di level 575 atau turun 10,16 persen dari posisi sebelumnya. Sepanjang perdagangan, saham ini dibuka pada level 640 dan tidak mampu keluar dari tekanan jual hingga menyentuh level terendah 565.

Penurunan ini sangat mencolok, karena sebelumnya saham menjadi perhatian investor berkat prospek sektor emas dan pertambangan yang cukup menarik. Nilai transaksi BRMS mencapai Rp165,1 miliar dengan volume mencapai 2,77 juta lot. Aksi jual terjadi dalam skala besar dan melibatkan banyak pelaku pasar.

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) juga masuk dalam kelompok saham yang mengalami tekanan. BULL terkoreksi 6,70 persen ke level 362. Dari harga pembukaan 390, saham ini terus bergerak turun hingga menyentuh level terendah sekaligus penutupan di 362. Ada dominasi penjual yang sangat kuat sepanjang sesi perdagangan.

Pun dengan PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD). Saham emiten pelayaran tersebut turun 8,40 persen ke level 109. Dari harga pembukaan 127, LEAD bahkan sempat menyentuh level rendah yang sama dengan harga penutupan. 

Pelaku pasar memilih keluar tanpa adanya perlawanan berarti dari sisi pembeli.

Sementara itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) relatif lebih stabil dibandingkan beberapa saham lainnya. BREN justru berhasil mengakhiri perdagangan dengan kenaikan tipis 0,54 persen ke level 3.710. Saham ini sempat bergerak di rentang 3.660 hingga 3.840 selama sesi perdagangan.

Ketahanan BREN menjadi menarik karena saham ini beberapa waktu terakhir menjadi sorotan pasca keluarnya dari indeks MSCI dan sempat mengalami volatilitas tinggi. Kenaikan tipis di tengah pelemahan pasar menunjukkan bahwa tekanan jual pada saham ini mulai mereda. Investor mulai selektif dalam menilai prospek jangka panjang emiten energi terbarukan tersebut.

Bagi pelaku pasar, level 6.000 kini menjadi area yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika IHSG mampu bertahan di atas level tersebut, peluang terjadinya konsolidasi sehat masih terbuka. Namun jika tekanan jual berlanjut dan indeks menembus area tersebut, pasar berpotensi menghadapi fase koreksi yang lebih dalam.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.