Wed,29 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Jafar/Felisha terhenti di 16 besar BAC 2026

Jafar/Felisha terhenti di 16 besar BAC 2026

jafar/felisha-terhenti-di-16-besar-bac-2026
Jafar/Felisha terhenti di 16 besar BAC 2026
service

Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu terhenti di 16 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026 yang berlangsung di Ningbo Olympic Center, Ningbo, China, Kamis.

Dikutip dari BWF, Jafar/Felisha harus mengakui ketangguhan ganda Korea Selatan Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong lewat rubber gim 21-23, 22-20, 10-21.

Jafar/Felisha mengakui bahwa ganda Korea Selatan ini mempunyai skema pertahanan yang rapat dan sulit ditembus selama pertandingan.

Baca juga: Alwi Farhan menangi duel mental lawan rival lamanya di BAC 2026

Baca juga: Rachel/Febi bangkit setelah kehilangan gim pertama di BAC 2026

Felisha mengatakan rencana yang dipersiapkannya untuk bisa mengantisipasi pertahanan Kim/Jang kurang berjalan mulus karena lawan mengubah skema permainan dengan cepat.

“Rencana awalnya sebenarnya mau bermain menyerang dan lebih sering tanpa lob. Namun, ternyata mereka cepat mengubah permainan. Mereka banyak angkat bola lebih dahulu, tidak mau masuk ke pola kami. Kami jadi kesulitan,” kata Felisha seusai laga, seperti dilaporkan PBSI.

Senada dengan Felisha, Jafar mengakui bahwa pertahanan ganda Korea Selatan ini sangatlah merepotkan karena mampu melakukan beberapa blok dari skema serangannya.

Setelah kegagalan ini, Jafar berharap ke depannya dapat tampil jauh lebih konsisten lagi di sisa turnamen kalender BWF.

“Saya harus bisa bermain lebih konsisten, tidak banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Juga harus menambah kekuatan apalagi dengan kondisi bola yang lambat seperti di sini,” kata Jafar.

Berstatus sebagai unggulan ketujuh di turnamen ini, tetapi performa Jafar/Felisha masih belum bisa menampilkan permainan yang jauh dari harapan.

“Kami bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar. Memang hasilnya kalah padahal kesempatan menang sebenarnya cukup besar,” tutur Felisha.

Baca juga: Ubed petik pelajaran dari mental pantang menyerah Watanabe

Baca juga: Raymond/Joaquin akui kehebatan drive pasangan Korea

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.