Tue,26 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Kasus Diabetes Tipe 2 Ditemukan pada Anak SMP, Ini Kata Wamenkes

Kasus Diabetes Tipe 2 Ditemukan pada Anak SMP, Ini Kata Wamenkes

kasus-diabetes-tipe-2-ditemukan-pada-anak-smp,-ini-kata-wamenkes
Kasus Diabetes Tipe 2 Ditemukan pada Anak SMP, Ini Kata Wamenkes
service

Jakarta

Kasus diabetes tipe 2 makin banyak ditemukan pada usia muda. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono bahkan mengungkap adanya temuan kasus ini pada anak usia remaja hingga tingkat SMP, Bunda.

Perlu diketahui, diabetes tipe 2 merupakan kondisi kronis yang terjadi ketika tubuh memiliki kadar gula darah tinggi secara terus-menerus. Penyakit yang biasanya menyerang usia 40 tahunan ini bisa terjadi karena gaya hidup tidak sehat.

“Dahulu diabetes tipe 2 identik dengan usia 40 atau 50 tahun ke atas. Tetapi hari ini, dan ini yang membuat saya tidak bisa tenang sebagai seorang dokter, kita mulai melihatnya muncul pada remaja, bahkan beberapa kasus pada anak usia SMP,” kata Dante dalam keterangan tertulis, Minggu (24/5/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dante mengatakan bahwa perubahan pola hidup menjadi faktor utama terjadinya kasus diabetes tipe 2 pada usia muda. Secara khusus, Dante menyoroti kebiasaan anak dan remaja yang minim aktivitas fisik. Tak hanya itu, kebiasaan menatap layar gadget, kurang tidur, hingga mengonsumsi makanan tinggi gula dan ultra-proses secara berlebihan juga dapat menyebabkan kadar gula darah naik.

Di sisi lain, anak dan remaja kini mengalami tekanan mental dan stres. Hal tersebut dapat memperparah kondisi kesehatan hingga berpotensi menjadi diabetes tipe 2.

Dampak negatif diabetes pada remaja

Menurut Dante, diabetes tipe 2 yang muncul di usia muda dapat berkembang lebih cepat dibandingkan pada pasien dewasa. Oleh karena itu, ia menilai kondisi ini tidak boleh dianggap sepele oleh lingkungan sekitar anak.

“Diabetes tipe 2 pada remaja cenderung berkembang lebih cepat dan lebih agresif dibandingkan pada orang dewasa,” ungkapnya.

Lantas, bagaimana penanganan dan pencegahan yang efektif untuk diabetes tipe 2 pada remaja?

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.