EURO/USD1,17
%-0.02
Oil61,12
%-0.26
BTC0,000000
%0
ETH0,000000
%0
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Kenali Tanda-tanda Awal Infeksi Kandung Kemih

Kenali Tanda-tanda Awal Infeksi Kandung Kemih

kenali-tanda-tanda-awal-infeksi-kandung-kemih
Kenali Tanda-tanda Awal Infeksi Kandung Kemih
0
Share

Share This Post

or copy the link

Mubadalah.id – Infeksi pada saluran kemih, termasuk kandung kemih dan ginjal, perlu dikenali sejak munculnya tanda-tanda awal.

Infeksi yang bermula di kandung kemih dalam kondisi tertentu dapat berkembang dan merambat ke ginjal. Karena itu, mengenali perubahan pada tubuh menjadi penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Tanda infeksi kandung kemih dapat muncul dalam bentuk perubahan kebiasaan dan rasa tidak nyaman ketika buang air kecil.

Salah satu tanda yang paling umum adalah seseorang menjadi sangat sering buang air kecil. Kondisi tersebut dapat anda rasakana dengan anyang-anyangan atau perasaan seperti masih ada air kencing yang tertinggal di dalam kandung kemih, tetapi tidak dapat Anda keluarkan.

Selain frekuensi buang air kecil yang meningkat, rasa nyeri atau perih ketika mengeluarkan urine juga dapat menjadi tanda infeksi kandung kemih. Rasa tidak nyaman tersebut dapat muncul setiap kali buang air kecil dan membuat aktivitas sehari-hari terganggu.

Tanda lainnya dapat berupa rasa sakit di bagian bawah perut setelah buang air kecil. Perubahan pada urine juga perlu Anda perhatikan. Air seni dapat berbau tidak sedap, terlihat keruh, berdarah, atau mengandung nanah.

Perubahan warna urine juga dapat menunjukkan kondisi kesehatan tertentu. Air seni yang berwarna gelap, misalnya, dapat menjadi gejala hepatitis sehingga perubahan tersebut tidak sebaiknya boleh Anda abaikan. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 486.

Redaksi

0
mutlu
Mutlu
0
_zg_n
Üzgün
0
sinirli
Sinirli
0
_a_rm_
Şaşırmış
0
vir_sl_
Virüslü
Kenali Tanda-tanda Awal Infeksi Kandung Kemih
+ - 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.