Sun,10 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Soroti Proyek Kredit Plastik 

Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Soroti Proyek Kredit Plastik 

koalisi-organisasi-masyarakat-sipil-soroti-proyek-kredit-plastik 
Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Soroti Proyek Kredit Plastik 
service

Sejumlah organisasi masyarakat sipil soroti proyek kredit plastik (plastics credit) di Indonesia. Selain hanya menjadi solusi palsu untuk atasi krisis sampah plastik, hal itu tak menyelesaikan persoalan mendasar mulai dari kegagalan operasional, dampak kesehatan, hingga masalah lingkungan. Diseminasi hasil kajian oleh tiga lembaga, Wahana Lingkungan Hidup Jawa Timur (Walhi Jatim), Ecoton, dan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali bertajuk “Mitos Kredit Plastik: Kajian Atas Kegagalan Inisiatif Ekonomi Sirkular di Indonesia” mengungkap hal itu. Dalam kegiatan di Bali belum lama ini, ketiga lembaga itu  memaparkan hasil riset mengenai sejumlah proyek kredit plastik di Indonesia. Proyek ini merupakan skema kompensasi (offset) sampah plastik, di mana perusahaan memberikan pendanaan kepada proyek pengumpulan, pengelolaan, atau daur ulang sampah plastik untuk mengkompensasi jumlah plastik yang mereka hasilkan. Koalisi menelusuri tiga proyek besar yang terdaftar dalam Standar Pengurangan Sampah Plastik Verra, yakni Project STOP di Banyuwangi, proyek TPST Samtaku Jimbaran, Bali, serta proyek SEArcular–Greencore di wilayah Gresik dan Surabaya. Ketiga proyek ini menjual kredit plastik kepada korporasi global sebagai bentuk kompensasi atas produksi plastik. Dari ketiga daerah yang menjadi lokasi percontohan proyek, koalisi temukan kesenjangan signifikan antara klaim dan realitas. Alih-alih menyasar akar permasalahan, yaitu,  produksi dan konsumsi plastik yang berlebihan, inisiatif ini cenderung berfokus pada penanganan di hilir melalui pemanfaatan ekonomi dari pemulihan plastik. Berbagai kelemahan sistemik muncul, termasuk ketergantungan pada pendanaan jangka pendek, minimnya integrasi dengan sistem pengelolaan sampah publik, serta ketidakmampuan mempertahankan operasional. Kinerja sejumlah fasilitas menurun, bahkan berhenti beroperasi, sementara plastik bernilai rendah dan residu tetap tidak tertangani dan sering kali berujung…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.