Jakarta, Arina.id — Sebanyak 12 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Inggris dan Irlandia dalam waktu kurang dari sepekan. Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan yang melaju melawan arus di jalan utama, di tengah tren berkendara melawan arah yang didorong media sosial.
Tujuh orang, termasuk dua polisi yang masih bertugas, tewas dalam kecelakaan di jalan utama A66 dekat Middlesbrough, timur laut Inggris, pada Sabtu (22/8/2026) pagi, menurut kepolisian setempat.
Pihak berwenang masih menyelidiki secara pasti kronologi kecelakaan tersebut. Polisi menyebut insiden bermula dari pengejaran terhadap kendaraan yang mencurigakan.
Kendaraan tersebut kemudian melaju melawan arah dan bertabrakan dengan mobil polisi yang berada di jalur yang semestinya.
Kecelakaan itu terjadi beberapa hari setelah insiden maut di Irlandia pada Minggu (16/8/2026) yang menewaskan lima remaja.
Mobil yang ditumpangi para remaja tersebut melaju melawan arah di jalan tol M9, sebelah barat Dublin. Kendaraan itu kemudian bertabrakan secara langsung dengan mobil lain.
Empat orang yang berada di kendaraan kedua, termasuk seorang anak, mengalami luka serius dalam kecelakaan tersebut.
Serangkaian kecelakaan itu terjadi ketika pihak berwenang menyoroti tren berkendara melawan arah yang dipicu oleh media sosial.
Setelah kecelakaan maut pada Minggu, Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin mengatakan insiden tersebut merupakan kejadian terbaru dari serangkaian kecelakaan yang melibatkan kendaraan yang melaju melawan arah di jalan tol.
“Tidak boleh ada toleransi terhadap perilaku sembrono yang baru-baru ini kita lihat di jalan raya. Hal itu harus dihentikan,” kata Martin dikutip dari Channel Television.
Kepala Kepolisian Irlandia Justin Kelly mengatakan, insiden tersebut mengikuti kecelakaan serupa di jalan tol M50 Dublin. Ia memperingatkan bahwa perilaku sembrono itu semakin memprihatinkan karena dalam sejumlah kasus dilakukan untuk konten media sosial.
Kecelakaan di M50 terjadi sepekan sebelumnya dan melibatkan kendaraan curian yang ditumpangi sejumlah remaja. Kendaraan tersebut melaju melawan arah hingga menyebabkan beberapa orang mengalami luka serius.
Pada awal Agustus 2026, rekaman yang dibuat dari dalam sebuah mobil curian saat kendaraan tersebut dikejar polisi juga beredar di media sosial.
Pihak berwenang kini menyoroti penggunaan kendaraan untuk melakukan aksi berbahaya demi mendapatkan perhatian di media sosial. Tren tersebut dinilai meningkatkan risiko kecelakaan fatal bagi pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.





Comments are closed.