Jakarta (ANTARA) – Bermain kurang tenang, pebulu tangkis ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat tersingkir dari perempat final All England 2026.
Dalam laga yang berlangsung di Utillita Arena Birmingham, Birmingham, Jumat, Rian/Rahmat mengakui ketangguhan ganda China Chen Bo Yang/Liu Yu dua gim langsung 16-21, 10-21.
“Hari ini kami bermain tidak sabar, tidak kontrol karena lawan tidak mudah mati. Mereka bermain panjang dan beberapa kali bolanya bisa diambil tapi lewat dari saya yang membuat saya kurang percaya diri di permainan depan,” ujar Rahmat dikutip dari keterangan PBSI.
Baca juga: Amri/Nita akui kehilangan konsentrasi di momen krusial
Senada dengan Rahmat, Rian menilai bahwa permainannya kali ini kurang baik. Selain itu Chen/Liu pada pertandingan kali ini mempunyai skema pertahanan yang sangat solid dan bisa membaca setiap skema serangan yang dilancarkan Rahmat/Rian.
“Permainan mereka hari ini sangat baik terutama dari sisi pertahanannya sangat rapat dan tidak mudah ditembus. Ini membuat kami kehilangan cara untuk mematikan bola. Saya rasa mereka juga bertambah percaya dirinya ketika beberapa kali bola tanggung gagal kami manfaatkan dan berhasil mereka kembalikan,” kata Rian.
Dengan terhentinya Rian/Rahmat maka membuat tim bulu tangkis Indonesia kini hanya menyisakan satu wakil di sektor ganda putra yakni Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Raymond/Joaquin yang belum menjalani laga perempat final, dijadwalkan akan bersua ganda China Liang Wei Keng/Wang Chang.
Baca juga: Alwi petik hal positif setelah kandas di perempat final All England
Baca juga: PBSI pastikan tim tetap ke Swiss di tengah konflik Timur Tengah
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.