Tue,21 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Lagu Merendahkan Perempuan, Pentingnya Ruang Informasi Ramah Keluarga

Lagu Merendahkan Perempuan, Pentingnya Ruang Informasi Ramah Keluarga

lagu-merendahkan-perempuan,-pentingnya-ruang-informasi-ramah-keluarga
Lagu Merendahkan Perempuan, Pentingnya Ruang Informasi Ramah Keluarga
service

Polemik lagu yang dinyanyikan salah satu pejabat publik dan dinilai mengandung lirik yang merendahkan perempuan memicu banyak tanggapan di masyarakat.

Menurut Rahmi Damayanti, dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB University, kejadian ini perlu dipandang lebih luas sebagai pengingat pentingnya membangun ruang informasi yang mendukung nilai-nilai kehidupan keluarga.

Rahmi menjelaskan, keluarga tidak hidup terpisah dari lingkungan. Setiap hari, keluarga menerima berbagai informasi melalui media, karya seni, maupun ruang publik yang kemudian dimaknai dan dapat memengaruhi nilai-nilai yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang terpenting bukan sekadar polemik sebuah lagu, tetapi bagaimana kita bersama-sama menghadirkan ruang informasi yang ramah keluarga dan menjunjung tinggi martabat setiap manusia,” ujarnya, Sabtu, 18 Juli 2026.

Ia menekankan setiap narasi yang merendahkan seseorang, baik perempuan maupun laki-laki, berpotensi mempengaruhi cara keluarga memandang nilai-nilai yang ingin diwariskan kepada anggotanya. Karena itu, ruang publik perlu menghadirkan konten yang menghormati martabat manusia.

Menurut Rahmi, besarnya respons masyarakat terhadap polemik itu justru merupakan sinyal positif. Hal itu menunjukkan masyarakat masih memiliki kepekaan terhadap karya atau informasi yang dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai yang mereka yakini.

“Kepekaan ini penting karena menunjukkan masyarakat tidak apatis terhadap nilai yang berkembang di sekitarnya. Lingkungan informasi yang sehat juga menjadi modal penting bagi keluarga dalam menanamkan nilai kehidupan,” jelasnya.

Rahmi mengingatkan, apabila narasi yang merendahkan seseorang terus dianggap sebagai candaan atau sesuatu yang lumrah, dampaknya bukan hanya dirasakan oleh kelompok yang menjadi sasaran. Tapi juga dapat mengikis nilai-nilai dasar dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, normalisasi narasi yang merendahkan berpotensi melemahkan sikap saling menghargai, saling menjaga, dan menghormati sesama sebagai pribadi yang bermartabat. Oleh sebab itu, polemik ini sebaiknya menjadi momentum untuk menegaskan kembali peran keluarga sebagai tempat pertama menanamkan penghormatan terhadap martabat setiap manusia.

Rahmi berharap masyarakat semakin bijaksana dalam menyikapi maupun menghasilkan karya di ruang publik. Menurutnya, setiap karya memiliki ruang untuk berekspresi, tetapi juga mengemban tanggung jawab moral karena akan diterima dan dimaknai oleh masyarakat, termasuk keluarga.

Ia menambahkan, keluarga, masyarakat, media, dan para pembuat karya memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun lingkungan informasi yang sehat. Dengan kolaborasi tersebut, ruang publik diharapkan mampu mendukung tumbuhnya nilai-nilai yang menghargai martabat manusia sekaligus memperkuat nilai kehidupan berkeluarga.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.