Jakarta, Arina.id—Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Masjid Istiqlal telah menyiapkan ribuan porsi makanan untuk jamaah yang ingin berbuka puasa selama bulan Ramadan 1447 H.
“Di sini rutin kita lakukan buka puasa. Kalau akhir pekan Jumat, Sabtu, Minggu jumlah jamaah yang berbuka bisa mencapai 7.000 hingga 10.000 orang. Semua kita beri nasi boks. Sementara pada hari biasa sekitar 4.000 sampai 5.000 orang,” ujar Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Rabu (18/02) malam.
Selain buka puasa bersama, Masjid Istiqlal juga akan menggelar salat tarawih yang diimami oleh qari internasional secara bergilir hingga akhir Ramadan.
“Setelah tarawih, kami juga menghadirkan penceramah untuk kultum. Mereka berasal dari berbagai kalangan—ada yang populer karena keilmuannya, ada juga artis yang religius, serta para penceramah kondang,” tambahnya.
Selama bulan Ramadan, Masjid Istiqlal turut membuka kursus gratis berbagai bahasa, antara lain Inggris, Mandarin, Arab, Prancis, dan bahasa Indonesia untuk warga asing. Bahkan, ada pula kelas bahasa Ibrani dan Aramaik.
“Kita datangkan langsung pengajar dari China untuk mengajar bahasa Mandarin di sini. Jadi anak-anak kita kini bisa berbicara bahasa China sehari-hari, selain bahasa Inggris dan Arab,” tuturnya.





Comments are closed.