Arina.id – Kapten tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, melontarkan kecaman keras kepada seorang senator Paraguay setelah menjadi sasaran komentar bernada rasis di media sosial menyusul pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Mbappe menyebut Senator Paraguay Celeste Amarilla sebagai sosok yang “hina” dan “tidak pantas menduduki jabatannya”. Pernyataan itu disampaikan melalui akun X miliknya pada Senin (6/7), dua hari setelah Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 di Philadelphia.
“Nyonya Celeste Amarilla, Anda adalah perempuan yang hina dan tidak layak menduduki jabatan Anda,” tulis Mbappe.
Ia menegaskan bahwa Amarilla tidak mewakili rakyat Paraguay yang menurutnya telah memperlihatkan semangat juang dan kehormatan sepanjang turnamen.
“Anda tidak mewakili Paraguay, negara yang telah berjuang dengan penuh semangat dan kehormatan sepanjang kompetisi ini. Karena ketidaktahuan dan rasisme yang Anda pertontonkan, dunia kini justru melupakan perjuangan bersejarah tim Anda di Piala Dunia,” lanjut Mbappe.
Perselisihan itu bermula setelah Amarilla mengunggah sejumlah komentar yang menyerang Mbappé secara personal. Dalam unggahannya, ia melontarkan hinaan bernada rasis dengan menyebut penyerang Real Madrid tersebut sebagai “orang Kamerun yang berpura-pura menjadi orang Prancis”. Ia juga melabeli Mbappe sebagai sosok yang arogan, kaya baru, dan mengklaim sang pemain ketakutan sepanjang pertandingan.
Komentar tersebut memicu gelombang kecaman di Prancis. Menteri Olahraga Prancis, Marina Ferrari, menyebut pernyataan Amarilla sebagai tindakan yang “memalukan, tidak bermartabat, dan semakin tidak dapat diterima karena diucapkan oleh seorang politisi.”
Mbappe sendiri memiliki hubungan keluarga dengan Kamerun. Ayahnya berasal dari negara Afrika tersebut sebelum kemudian menetap di Prancis. Penyerang berusia 27 tahun itu menjadi pahlawan kemenangan Les Bleus setelah mencetak satu-satunya gol melalui titik penalti pada babak kedua, membawa Prancis melaju ke perempat final.
Di babak delapan besar, Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko dalam laga yang diperkirakan berlangsung sengit. Kemenangan atas Paraguay sekaligus menjaga asa Prancis untuk mempertahankan peluang meraih gelar juara dunia 2026.




Comments are closed.