Sat,11 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Mbappe Kecam Senator Paraguay Usai Jadi Sasaran Komentar Rasis

Mbappe Kecam Senator Paraguay Usai Jadi Sasaran Komentar Rasis

mbappe-kecam-senator-paraguay-usai-jadi-sasaran-komentar-rasis
Mbappe Kecam Senator Paraguay Usai Jadi Sasaran Komentar Rasis
service

Arina.id – Kapten tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, melontarkan kecaman keras kepada seorang senator Paraguay setelah menjadi sasaran komentar bernada rasis di media sosial menyusul pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Mbappe menyebut Senator Paraguay Celeste Amarilla sebagai sosok yang “hina” dan “tidak pantas menduduki jabatannya”. Pernyataan itu disampaikan melalui akun X miliknya pada Senin (6/7), dua hari setelah Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 di Philadelphia.

“Nyonya Celeste Amarilla, Anda adalah perempuan yang hina dan tidak layak menduduki jabatan Anda,” tulis Mbappe.

Ia menegaskan bahwa Amarilla tidak mewakili rakyat Paraguay yang menurutnya telah memperlihatkan semangat juang dan kehormatan sepanjang turnamen.

“Anda tidak mewakili Paraguay, negara yang telah berjuang dengan penuh semangat dan kehormatan sepanjang kompetisi ini. Karena ketidaktahuan dan rasisme yang Anda pertontonkan, dunia kini justru melupakan perjuangan bersejarah tim Anda di Piala Dunia,” lanjut Mbappe.

Perselisihan itu bermula setelah Amarilla mengunggah sejumlah komentar yang menyerang Mbappé secara personal. Dalam unggahannya, ia melontarkan hinaan bernada rasis dengan menyebut penyerang Real Madrid tersebut sebagai “orang Kamerun yang berpura-pura menjadi orang Prancis”. Ia juga melabeli Mbappe sebagai sosok yang arogan, kaya baru, dan mengklaim sang pemain ketakutan sepanjang pertandingan.

Komentar tersebut memicu gelombang kecaman di Prancis. Menteri Olahraga Prancis, Marina Ferrari, menyebut pernyataan Amarilla sebagai tindakan yang “memalukan, tidak bermartabat, dan semakin tidak dapat diterima karena diucapkan oleh seorang politisi.”

Mbappe sendiri memiliki hubungan keluarga dengan Kamerun. Ayahnya berasal dari negara Afrika tersebut sebelum kemudian menetap di Prancis. Penyerang berusia 27 tahun itu menjadi pahlawan kemenangan Les Bleus setelah mencetak satu-satunya gol melalui titik penalti pada babak kedua, membawa Prancis melaju ke perempat final. 

Di babak delapan besar, Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko dalam laga yang diperkirakan berlangsung sengit. Kemenangan atas Paraguay sekaligus menjaga asa Prancis untuk mempertahankan peluang meraih gelar juara dunia 2026.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.