Thu,13 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Menhaj Apresiasi Kedisiplinan Jamaah Sulawesi Selatan

Menhaj Apresiasi Kedisiplinan Jamaah Sulawesi Selatan

menhaj-apresiasi-kedisiplinan-jamaah-sulawesi-selatan
Menhaj Apresiasi Kedisiplinan Jamaah Sulawesi Selatan
service

Jeddah, NU Online

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyambut kedatangan jamaah haji Kloter UPG 7 di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Jumat (5/06/2026). Dalam penyambutan tersebut, Menhaj mengapresiasi kedisiplinan jamaah asal Sulawesi Selatan yang dinilai tertib sejak keberangkatan hingga proses pemulangan.

“Saya lihat jamaah dari Sulawesi Selatan, alhamdulillah mereka tertib, disiplin, berangkat pulang utuh, tidak ada yang tertinggal. Ini luar biasa, menunjukkan bahwa mereka memang disiplin dan tertib,” kata Menhaj.

Menhaj menyebut bahwa ekspresi budaya pakaian bling-bling yang ditampilkan jemaah Sulawesi Selatan merupakan bagian dari kearifan lokal yang tetap dapat didukung selama tidak mengganggu ketertiban dan tidak keluar dari ketentuan syariah.

“Memang ini salah satu ciri khas dari jamaah Sulawesi Selatan dan ini adalah tradisi, yang penting tidak keluar dari syariah, tidak masalah. Justru jadi hiburan tersendiri,” ujar Menhaj.

Terkait adanya keterlambatan pada beberapa penerbangan pada hari sebelumnya, Menhaj menegaskan pihaknya telah memberikan teguran kepada dua maskapai yang melayani pemulangan jemaah.

“Kemarin memang kita tegur penerbangan karena beberapa terjadi delay. Alhamdulillah hari ini sudah kembali membaik. Tapi kita ingatkan lagi kepada kedua penerbangan ini untuk tidak terulang lagi keterlambatan itu,” tegas Menhaj.

Menurut Menhaj, alasan keterlambatan yang disampaikan pihak penerbangan adalah kepadatan di bandara. Namun, Menhaj menilai kondisi tersebut semestinya sudah dapat diantisipasi sejak awal.

Selain itu, Menhaj juga memastikan persiapan perpindahan jemaah gelombang kedua ke Madinah telah berjalan baik. Menhaj menyampaikan bahwa dirinya baru saja melakukan pengecekan langsung ke Madinah, termasuk kesiapan dapur dan hotel.

“Saya kemarin dari Madinah, baru sampai tadi siang. Kita lihat persiapan dapur, kita lihat persiapan hotel, dan semuanya Alhamdulillah sudah ready. Bahkan Madinah itu lebih baik hotel-hotelnya dibandingkan Makkah, bahkan ada yang bintang empat dan lima. Jadi Alhamdulillah semuanya siap,” ujarnya.

Terkait angka kematian jamaah, Menhaj menyampaikan bahwa secara umum jumlahnya menurun jauh dibandingkan tahun lalu. Namun, Menhaj mengingatkan bahwa dalam tiga hari terakhir terdapat peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Peningkatan tersebut sebagian besar disebabkan oleh kondisi jamaah yang memaksakan diri beraktivitas setelah menjalani rangkaian puncak haji di Armuzna. Untuk itu, pemerintah telah mengimbau jamaah untuk beristirahat dan memulihkan stamina.

“Ini sebagian besar karena banyak jamaah yang agak memaksakan diri. Kita sudah imbau, setelah Armuzna istirahat dulu, jangan banyak keluar dulu untuk memulihkan tenaga,” kata Menhaj.

Menhaj menambahkan, sebagian jamaah tetap mengikuti aktivitas tambahan seperti city tour, bahkan hingga keluar kota. Kondisi tersebut dinilai berisiko membuat stamina menurun, terutama bagi jamaah dengan penyakit bawaan atau komorbid.

Menhaj menegaskan, kasus tersebut lebih banyak berkaitan dengan faktor kelelahan dan komorbid bawaan, bukan karena buruknya layanan kesehatan.

“Kelelahan, dan memang sebagian juga ada bawaan dari rumah, dari Indonesia, di mana komorbidnya ada dan muncul di sini karena kelelahan itu,” pungkas Menhaj.

Larangan bawa zamzam

Kementerian Haji dan Umrah mengingatkan seluruh jamaah haji Indonesia untuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin demi menjaga kelancaran proses pemulangan dari Arab Saudi ke Tanah Air.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaf, menyampaikan bahwa Kemenhaj memahami masih adanya sejumlah penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal dan keterlambatan pada masa puncak pemulangan jamaah.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah dan keluarga atas ketidaknyamanan yang terjadi. Bersama otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, dan seluruh petugas di lapangan, kami terus melakukan langkah-langkah percepatan dan koordinasi agar proses pemulangan dapat berlangsung seaman, senyaman, dan seefisien mungkin,” ujar Maria.

Di tengah proses pemulangan tersebut, Kemenhaj kembali menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan barang bawaan, khususnya larangan membawa air zamzam di dalam koper.

“Jangan memasukkan air zamzam ke dalam koper, baik koper kabin maupun koper bagasi. Temuan zamzam saat pemeriksaan keamanan dapat menyebabkan koper harus dibongkar, memperlambat distribusi bagasi, dan berpotensi mengganggu kelancaran proses pemulangan jemaah secara keseluruhan,” tegas Maria.

Menurutnya, larangan tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh proses layanan berjalan lebih cepat, tertib, dan nyaman bagi seluruh jamaah.

“Kami memahami keinginan jemaah untuk membawa zamzam. Namun, pemerintah telah menyiapkan distribusi zamzam resmi bagi seluruh jemaah haji Indonesia. Setiap jamaah akan menerima satu galon zamzam berisi lima liter di debarkasi setelah tiba di Tanah Air, sehingga tidak perlu membawa zamzam di dalam koper,” katanya.

Selain proses pemulangan, mulai Minggu (7/6/2026), jamaah haji gelombang kedua akan mulai bergerak dari Makkah menuju Madinah sebagai bagian dari tahapan akhir penyelenggaraan ibadah haji. Kemenhaj mengimbau jamaah agar mempersiapkan diri dengan baik dan tidak membawa barang bawaan secara berlebihan guna mendukung kelancaran mobilisasi dan pelayanan.

“Kami mengajak seluruh jamaah untuk tetap menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta saling membantu hingga seluruh rangkaian pelayanan haji berakhir dan seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat,” pungkas Maria.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.