Tue,28 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Menhaj Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

Menhaj Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

menhaj-tegaskan-transformasi-haji-dan-umrah-harus-berpihak-kepada-jemaah
Menhaj Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah
service

Jakarta, Arina.id Menteri Haji dan Umrah Moch Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah harus diwujudkan melalui tata kelola yang terintegrasi, transparan, profesional, dan berorientasi penuh pada kepentingan jemaah.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka International Islamic Expo (IIE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6/2026).

Menurut Menhaj, transformasi tidak boleh berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi harus menghadirkan perubahan nyata dalam sistem pelayanan haji dan umrah.

“Transformasi haji dan umrah tidak boleh berhenti pada seremoni. Transformasi harus hadir dalam sistem, regulasi, data, standar pelayanan, dan pengawasan agar setiap jemaah merasakan pelayanan yang semakin baik,” ujar Menhaj.

Ia menjelaskan, pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menjadi bagian dari reformasi tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah. Kehadiran kementerian ini diharapkan mempercepat pengambilan kebijakan, memperkuat akuntabilitas, serta mengintegrasikan data, sumber daya manusia, aset, dan sistem pelayanan.

Transformasi tersebut diarahkan untuk mewujudkan tiga sasaran utama, yakni sukses ritual, sukses pengembangan ekosistem ekonomi haji, serta sukses keadaban dan peradaban. Pengalaman penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M yang melayani 203.149 jemaah dalam 527 kloter menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji berikutnya.

Ke depan, Kementerian Haji dan Umrah akan memprioritaskan percepatan penerbitan visa melalui integrasi data, digitalisasi layanan, penguatan standar asrama haji, peningkatan pengawasan penyelenggara, serta penyediaan layanan yang lebih ramah bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah berisiko tinggi.

IIE 2026 yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 diikuti lebih dari 100 peserta pameran, sekitar 3.000 buyer, serta delegasi dari 16 negara. Forum ini menjadi ajang kolaborasi pemerintah, pelaku industri, dan mitra internasional untuk memperkuat ekosistem haji dan umrah Indonesia yang sehat dan berkelanjutan.

“IIE 2026 harus menjadi momentum konsolidasi besar. Kita ingin ekosistem haji dan umrah memberikan manfaat yang lebih luas. Jemaah memperoleh pelayanan terbaik, penyelenggara semakin profesional, pelaku usaha nasional tumbuh, dan tata kelolanya semakin transparan serta akuntabel. Itulah arah transformasi yang sedang kita bangun,” pungkas Menhaj.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.