Mon,24 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Ndarboy Genk: Dangdut Kesulitannya di Outfit

Ndarboy Genk: Dangdut Kesulitannya di Outfit

ndarboy-genk:-dangdut-kesulitannya-di-outfit
Ndarboy Genk: Dangdut Kesulitannya di Outfit
service

24 Agustus 2026 21.00 WIB • 2 menit

Ndarboy Genk. (Foto: YouTube/Good News From Indonesia)


Helarius Daru Indrajaya atau biasa dikenal dengan nama panggungnya Ndarboy Genk adalah penyanyi tembang Jawa yang sedang naik daun. Lagu “Kicau Mania” yang dinyanyikannya bersama Banditoz Yaow 86 sanggup viral dan dapat mudah didengar di platform media sosial mana saja.

Suara emas Ndarboy sesungguhnya sudah populer sebelum lagu “Kicau Mania” menggema. Ia sudah dikenal seusai menyanyikan lagu “Balungan Kere” ciptaan sesasma musisi lagu-lagu Jawa, Hendra Kumbara pada 2019.

Beberapa khalayak mungkin menilai pria 31 tahun lulusan Universitas Negeri Semarang ini bisa begitu mudahnya mendulang kesuksesan lewat lagu-lagunya. Namun, sebenarnya Ndarboy tetap harus menempuh kerja keras dan jatuh bangun berulang kali sampai akhirnya di titik sekarang ini.

Beda Berkarya Dulu dan Kini

“Kata wong tua ojo cepat puas, jangan cepat berbangga diri. Jadi saya selalu merasa kurang, tapi merasa kurang untuk pengin beraktivitas lagi, produktif lagi,” kata Ndarboy kepada Good News From Indonesia dalam segmen GoodTalk.

Ndarboy mengatakan itu sebagai bentuk mengenang masa-masa sebelum seterkenal sekarang. Pada tahun-tahun di mana peranan digitalisasi belum sebesar sekarang, ia mengaku harus merasakan pedihnya di tengah proses berkarya.

Namun, dari kepedihan itu bisa dijadikan Ndarboy sebagai sumber inspirasi. Tak jarang lagu-lagunya yang telah beredar kini diciptakan berdasarkan pengalaman pribadi saat menempuh masa-masa sulit.

Pengalaman demi pengalaman kini telah Ndarboy rasakan hingga akhirnya berada di jalur kesuksesan. Ia pun bisa membedakan proses berkarya dulu dengan sekarang yang berkiblat dengan algoritma internet.

“Kadang kita dulu rilis, nulis, rilis, nulis, rilis. Mau ada yang dengerin apa enggak, kita masa bodo lah. Tujuannya yang penting berkarya. Sekarang kita di era digital ini lihat insight, engagement, terus tren apa, algoritma. Kita harus menyesuaikan rilisku, insight-ku, nanti turun atau naik. Harus dipertimbankan. Yang dulu berkarya benar-benar tulus pakai hati, sekarang tulus pakai hati tapi dipikir (trennya),” ucap Ndarboy yang menekuni karier bermusiknya sejak 2010.

Outfit Khas Dangdut

Penggemar musik suatu genre biasanya mengikuti gaya berpakaian (outfit) dari musik yang digemarinya. Dari situlah identitas suatu genre biasanya bisa dikenal oleh berdasarkan outfit-nya.

Ndarboy sendiri mengetahui sejumlah genre musik memiliki tradisi semacam itu baik dari musisinya maupun penggemarnya. Ia melihat industri musik bergerak tidak hanya bergantung dengan musikalitas dari sang musisi, tapi juga pengaruh fesyen.

“Sekarang mungkin persaingan lebih industri itu lebih luas sehingga banyak genre-genre lain bermunculan yang mulai populer, merajai trending berkat tren tidak Cuma krena musik, tapi karena fesyen,” ucap Ndarboy.

Genre musik punk dengan setelannya yang identik dengan baju sobek, jazz dengan setelan necis, pop dengan gaya trendi, seperti itulah sedikit gambaran representasi fesyen di tiap genre dari kacamata orang awam. Lalu bagaimana dengan dangdut? Bagi Ndarboy, genre dangdut sulit dalam menentukan pakem outfit karena pilihan menentukan hal tersebut ada di tangan musisinya sendiri.

“Dangdut ini kesulitannya di outfit. Outfit khas dangdut itu gimana? Apakah model Rhoma Irama ataukah King Nassar? Atau seperti yang gimana gitu yang disepakati bersama,” ucap Ndarboy.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dimas Wahyu Indrajaya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dimas Wahyu Indrajaya.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.