Tue,19 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. OKI Peringatkan Penargetan Situs Suci, Properti Palestina, dan Fasilitas UNRWA oleh Israel

OKI Peringatkan Penargetan Situs Suci, Properti Palestina, dan Fasilitas UNRWA oleh Israel

oki-peringatkan-penargetan-situs-suci,-properti-palestina,-dan-fasilitas-unrwa-oleh-israel
OKI Peringatkan Penargetan Situs Suci, Properti Palestina, dan Fasilitas UNRWA oleh Israel
service

Jeddah, NU Online

Organization of Islamic Cooperation (OKI) memperingatkan bahaya penyitaan sejumlah bangunan bersejarah, properti warga Palestina, dan tanah wakaf Islam di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa oleh otoritas pendudukan Israel.

Dalam pernyataannya pada Senin (18/5/2026) dirilis WAFA, Sekretariat Jenderal OKI menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan “de-Palestinisasi” yang bertujuan menciptakan realitas demografis dan geografis baru guna mengubah identitas Kota Tua Yerusalem.

OKI menyebut kebijakan itu juga bertujuan melemahkan status historis dan hukum situs-situs suci serta menghapus warisan peradaban, sejarah, dan budaya rakyat Palestina di kota tersebut.

Sekretariat Jenderal OKI turut mengecam keras keputusan otoritas Israel yang menyetujui rencana permukiman kolonial untuk mengubah kantor pusat United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees di Yerusalem yang diduduki menjadi museum dan kantor bagi apa yang disebut “Kementerian Keamanan Israel”.

Menurut OKI, fasilitas UNRWA tersebut disita secara paksa dan bertentangan dengan hukum internasional.

OKI menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas Kota Yerusalem yang diduduki, dan berbagai langkah tersebut merupakan kelanjutan dari kebijakan diskriminatif serta legislasi yang dinilai bertujuan melemahkan keberadaan UNRWA, termasuk peran, fasilitas, staf, dan mandat lembaga itu sebagaimana ditetapkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Langkah-langkah tersebut, lanjut OKI, merupakan bagian dari upaya menghapus isu pengungsi Palestina dan dinilai sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB, resolusi-resolusi internasional terkait, serta opini penasihat International Court of Justice.

OKI kembali menyerukan komunitas internasional untuk segera bertindak mendesak Israel menghentikan seluruh tindakan yang disebutnya sebagai kejahatan, pelanggaran, dan serangan berkelanjutan terhadap Kota Yerusalem, penduduknya, situs-situs suci Islam dan Kristen, serta berbagai situs bersejarah di wilayah tersebut.

Selain itu, organisasi tersebut menekankan pentingnya perlindungan terhadap lembaga-lembaga PBB yang beroperasi di wilayah Palestina yang diduduki, terutama UNRWA, agar dapat menjalankan mandat kemanusiaannya tanpa hambatan.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.