Sun,30 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Pandeka Minang, Kala PSP Padang Benamkan Klub Mozambik di Stadion Banteng pada Akhir 1955

Pandeka Minang, Kala PSP Padang Benamkan Klub Mozambik di Stadion Banteng pada Akhir 1955

pandeka-minang,-kala-psp-padang-benamkan-klub-mozambik-di-stadion-banteng-pada-akhir-1955
Pandeka Minang, Kala PSP Padang Benamkan Klub Mozambik di Stadion Banteng pada Akhir 1955
service

Pandeka Minang, Kala PSP Padang Benamkan Klub Mozambik di Stadion Banteng pada 1955 | Majalah Olahraga 5 Januari 1956


PSP Padang merupakan salah satu tim legendaris, tidak hanya di Kota Padang yang menjadi basis asalnya, tetapi juga di tingkat nasional. Bahkan tim yang berjulukan Pandeka Minang ini sempat berbicara banyak dalam kancah persepak bolaan tanah air dulunya.

Tidak hanya melawan tim-tim lokal, kepiawaian para punggawa PSP Padang juga teruji pada saat klub asing datang menjalani tur ke Indonesia. Salah satu momen ini pernah terjadi pada akhir 1955 silam.

Pada waktu itu, ada sebuah tim sepak bola dari Mozambik yang menjalani tur ke Indonesia. Klub Mozambik itu bernama Clube Privario Mozambique.

Bagaimana momen saat pertandingan yang digelar di Stadion Banteng, Padang pada waktu itu? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Rangkaian Tur ke Indonesia

Clube Privario Mozambique merupakan salah satu tim olahraga yang berasal dari Mozambik. Dikutip dari Majalah Olahraga edisi 5 Januari 1956, pada akhir 1955 silam, tim dari daratan Afrika itu pernah melakukan rangkaian tur uji coba ke Indonesia.

Dalam rangkaian tur ini, Clube Privario Mozambique menghadapi beberapa kesebelasan di tanah air. Setidaknya ada 6 laga yang dijalani oleh tim Mozambik tersebut dalam rangkaian tur ini.

Selain menghadapi Timnas Indonesia, Clube Privario Mozambique juga berlaga melawan beberapa tim lokal dari tanah air. Beberapa tim yang terlibat dalam rangkaian tur uji coba ini adalah PSP Padang, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta.

Dari enam laga yang mereka mainkan, Clube Privario Mozambique berhasil meraih hasil 2 kali menang, 1 kali imbang, dan 3 kali kalah. Dari tiga kekalahan tersebut, PSP Padang menjadi momok yang berhasil mengalahkan Clube Privario Mozambique dengan skor mencolok.

Pertandingan PSP Padang vs Clube Privario Mozambique

Laga antara PSP Padang vs Clube Privario Mozambique tersaji di Stadion Banteng, Padang pada 28 Desember 1955. Meskipun memainkan laga internasional, pertandingan ini ternyata tidak menarik banyak minat para pecinta sepak bola tanah air.

Bahkan Stadion Banteng yang berkapasitas 20 ribu penonton tidak terisi penuh. Namun pertandingan ini justru memberikan hasil yang sangat mencolok, khususnya bagi kemenangan Pandeka Minang.

Walau begitu, pertandingan persahabatan ini tetap berlangsung dengan aman hingga selesai. Beberapa petinggi pemerintah, seperti Gubernur Sumatra Tengah juga turut hadir dan menyaksikan laga PSP Padang vs Clube Privario Mozambique tersebut.

Benamkan Tim Mozambik di Stadion Banteng

Sebelum laga dimulai, kedua kesebelasan sempat mengibarkan bendera Indonesia dan Portugal terlebih dahulu. Selain itu, para pemain yang hadir juga sempat berkeliling untuk menyapa penonton yang hadir dalam menyaksikan laga tersebut.

Pada laga ini, Clube Privario Mozambique menurunkan sebelas pemain pertamanya, yakni Saverino; Franco, Onovre; Constantio, Armando, Senra; Teixeira, Amiraly, Pires, Lage, dan Ilodio.

Di sisi lain, tim tuan rumah menurunkan sebelas pemain pertama, yaitu Amir; Idris, Alamsyah; Muslim, Nazar, Chalik Siregar; Nono, Arifin Welly, Nong, dan Nazarwin.

Persaingan antara kedua tim sudah dimulai sejak awal babak pertama. Namun performa PSP Padang jauh lebih superior jika dibandingkan dengan Clube Privario Mozambique.

Terbukti, Pandeka Minang berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Gol PSP Padang masing-masing disumbangkan oleh Nazarwin ada menit ke-16 dan Arifin pada menit ke-36.

Situasi serupa juga berlangsung sama pada babak kedua. Memasuki paruh kedua pertandingan, PSP Padang kembali berhasil menyarangkan tiga gol ke gawang tim tamu berkat kontribusi Arifin pada menit ke-54, dan dua gol tambahan dari Nazarwin.

Satu-satunya gol balasan yang dicetak oleh Clube Privario Mozambique terjadi pada menit ke-89. Skor 5-1 untuk kemenangan PSP Padang atas Clube Privario Mozambique menjadi hasil akhir dari pertandingan uji coba di Stadion Banteng, Padang pada waktu itu.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.