Arina.id-Pasukan Israel menyerbu markas Al-Huda Quran Radio di Kota Qalqilya, Tepi Barat, Palestina yang diduduki, pada Selasa, 28 Juli 2026. Mereka menutup stasiun tersebut dan menyita peralatannya.
Pasukan militer Israel yang besar membawa buldoser memasuki Qalqilya sebelum menyerbu kantor stasiun radio tersebut, kata sumber lokal kepada Anadolu.
Sumber tersebut mengatakan pasukan menutup stasiun dan menyita peralatan serta isi lain dari gedung. Tidak nampak jelas barang apa saja yang disita atau berapa lama penutupan akan tetap berlaku.
Militer Israel memasang pengumuman di pintu masuk stasiun, menyatakan: “Asosiasi ini telah dinyatakan sebagai organisasi ilegal dan ditutup karena keterlibatannya dalam dan dukungannya terhadap terorisme.”
Pasukan Israel melakukan penggerebekan hampir setiap hari di kota-kota di Tepi Barat yang diduduki. Mereka sering kali melakukan penangkapan dan serangan terhadap warga Palestina serta menjarah properti mereka.
Serangan militer Israel dan serangan oleh penjajah di seluruh Tepi Barat yang diduduki telah meningkat sejak dimulainya genosida di Gaza pada Oktober 2023. Menurut data resmi Palestina, lebih dari 1.182 warga Palestina telah tewas, sekitar 13.000 terluka, dan hampir 24.000 ditangkap selama periode tersebut.




Comments are closed.