Jakarta, Arina.id—Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai melakukan survei ke sejumlah pesantren yang menjadi kandidat tuan rumah Muktamar ke-35 NU.
Survei dilakukan untuk menilai kesiapan lokasi menjelang penetapan tuan rumah yang dijadwalkan pada Rapat panitia pada 7 Juli 2026 di Jakarta.
Sejumlah pesantren yang telah disurvei antara lain Pondok Pesantren Al Hamid di Jakarta; Pondok Buntet Pesantren, Pondok Pesantren Kempek, dan Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin di Jawa Barat; serta Pondok Pesantren Komarul Huda Bagu, Pondok Pesantren Darul Falah, dan Pondok Pesantren Islahuddiny di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan Muktamar ke-35 NU akan digelar pada 1–5 Agustus 2026.
Terdapat lima provinsi yang menjadi kandidat tuan rumah, yakni Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, NTB, dan Sumatera Barat sebagaimana hasil Munas Konbes di Al Falah Ploso, Jaw Timur beberapa waktu lalu.
“Lokasi tuan rumah Muktamar ke-35 NU akan diputuskan pada 7 Juli 2026,” ujar Gus Ipul.
Ia menjelaskan, lokasi penyelenggaraan harus mampu menampung ribuan peserta muktamar beserta peninjau dan tamu undangan.
Menurutnya, kapasitas minimal yang dibutuhkan mencapai lebih dari 3.000 peserta, sementara total pengunjung diperkirakan dapat mencapai 5.000 hingga 10.000 orang.
“Yang memungkinkan bisa menampung peserta lebih dari 3.000, belum lagi ada peninjau, pengunjung, yang itu diperkirakan bisa lebih dari 5–10.000,” katanya.
PBNU juga telah menyusun Daftar Peserta Sementara (DPS) berdasarkan surat keputusan yang telah melalui proses verifikasi dan validasi.
Adapun Daftar Peserta Tetap (DPT) ditargetkan ditetapkan paling lambat pada pertengahan Juli 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBNU, H. Amin Said Husni, menjelaskan bahwa tim survei dibentuk berdasarkan keputusan rapat panitia gabungan yang melibatkan Ketua dan Sekretaris Steering Committee (SC), Ketua dan Sekretaris Organizing Committee (OC), serta panitia gabungan Munas-Konbes dan Muktamar ke-35 NU.
“Selain menetapkan tim survei, forum juga memutuskan lima provinsi yang menjadi kandidat lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU sebagaimana direkomendasikan dalam Munas-Konbes,” tandasnya.





Comments are closed.