Fri,22 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Pemerintah Tegaskan Mekanisme Pengaman Industri di Balik Perjanjian Dagang RI–AS

Pemerintah Tegaskan Mekanisme Pengaman Industri di Balik Perjanjian Dagang RI–AS

pemerintah-tegaskan-mekanisme-pengaman-industri-di-balik-perjanjian-dagang-ri–as
Pemerintah Tegaskan Mekanisme Pengaman Industri di Balik Perjanjian Dagang RI–AS
service

KABARBURSA.COM- Pemerintah memastikan kepentingan nasional tetap terlindungi dalam implementasi perjanjian Agreement of Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat konferensi pers secara daring, Jumat, 20 Februari 2026.

Airlangga menjelaskan seluruh poin utama perjanjian sebenarnya telah rampung dan kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari White House.

Ia menambahkan sejumlah sektor tambahan sudah masuk dalam dokumen kesepakatan, sementara detail teknis seperti volume perdagangan akan diselesaikan pada tahap implementasi.

“Semuanya sudah rampung. Tinggal menunggu diumumkan pihak AS. Tambahan sektor sudah masuk dokumen, sedangkan detail volume nanti dibahas secara teknis,” ujarnya.

Menanggapi kekhawatiran soal akses pasar penuh bagi produk AS, pemerintah menegaskan telah menyiapkan mekanisme pengamanan.

Airlangga menyebut kedua negara membentuk forum bersama untuk menangani lonjakan impor yang tidak wajar sebelum masuk mekanisme sengketa internasional.

Menurutnya, bila terjadi lonjakan impor dengan harga tidak normal, penanganan awal akan dibahas dalam forum bilateral sebelum masuk skema aturan World Trade Organization (WTO) seperti antidumping atau safeguard.

“Jadi kita sudah punya mekanisme dengan Amerika. Jika ada lonjakan tidak normal, dibahas dulu di forum bersama sebelum ke mekanisme WTO,” jelasnya.

Airlangga juga menepis isu ancaman tarif tambahan bagi negara anggota BRICS. Ia menegaskan isu tersebut sudah lama dan tidak menjadi bagian pembahasan perjanjian ART.

Ia menambahkan pembahasan penting lain justru terkait interoperabilitas sistem pembayaran internasional. Indonesia, kata dia, telah memenuhi standar global dan sistemnya bahkan sudah digunakan di sejumlah negara mitra, sehingga tidak menjadi kendala dalam negosiasi.

Soal potensi masuknya produk negara lain melalui Indonesia, pemerintah menegaskan perjanjian ini murni kerja sama bilateral. Airlangga menekankan Indonesia tidak menggunakan praktik transshipment sebagai model bisnis perdagangan.

“Perjanjian ini hanya antara Indonesia dan Amerika Serikat. Fokus kita investasi dan penciptaan lapangan kerja, bukan jalur transit barang negara lain,” tegasnya.

Pemerintah memproyeksikan manfaat langsung dari perjanjian ini antara lain tarif nol persen untuk bahan baku pangan tertentu dari AS sehingga tidak memicu inflasi domestik. Di sisi lain, pembukaan pasar AS untuk tekstil dan apparel dinilai menjadi peluang besar ekspansi industri nasional.

Airlangga menyebut pasar AS hampir 28 kali lebih besar dibanding pasar domestik Indonesia. Karena itu pemerintah menargetkan ekspor tekstil meningkat signifikan dalam satu dekade ke depan.

“Filosofi perjanjian ini harus menang untuk kedua negara. Kita ingin era emas bagi Indonesia dan Amerika Serikat, bukan hanya satu pihak,” katanya. (*) (Nade)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.