Mon,10 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Pengamat Ungkap Alasan Harga Mobil Listrik Mulai Meroket

Pengamat Ungkap Alasan Harga Mobil Listrik Mulai Meroket

pengamat-ungkap-alasan-harga-mobil-listrik-mulai-meroket
Pengamat Ungkap Alasan Harga Mobil Listrik Mulai Meroket
service

KABARBURSA.COM – Kenaikan harga sejumlah kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia sepanjang 2026 dinilai tidak semata-mata dipicu oleh meningkatnya biaya produksi.

Pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu menilai upaya produsen untuk memulihkan margin keuntungan justru menjadi faktor yang lebih dominan di balik perubahan strategi harga yang mulai terlihat di pasar.

Pandangan tersebut muncul seiring sejumlah merek kendaraan listrik melakukan penyesuaian harga setelah beberapa tahun bersaing melalui diskon agresif dan berbagai program promosi untuk memperluas pangsa pasar.

“Kenaikan harga EV dipengaruhi biaya produksi, tetapi strategi pemulihan margin tampaknya lebih dominan,” kata Yannes kepada KabarBursa.com, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut dia, kenaikan biaya memang terjadi akibat berakhirnya sejumlah insentif, pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya biaya logistik, tingginya ketergantungan terhadap komponen impor, hingga kebutuhan investasi untuk memenuhi kewajiban produksi lokal dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Namun, faktor tersebut bukan satu-satunya penyebab perubahan harga yang kini mulai diterapkan sejumlah produsen.

Harga EV Mulai Bergerak Naik

Sejumlah model kendaraan listrik tercatat mengalami penyesuaian harga sepanjang paruh pertama 2026. Produk seperti BYD Atto 1 varian Dynamic misalnya, naik dari Rp195 juta menjadi Rp199 juta pada Februari 2026. Chery Omoda E5 Pure meningkat dari Rp369,9 juta menjadi Rp379,9 juta, sedangkan Wuling Air ev naik dari Rp206 juta menjadi Rp214 juta.

Geely EX2 Pro juga beralih dari harga promosi Rp229,9 juta menjadi harga reguler Rp239,9 juta pada April 2026.

Di sisi lain, beberapa merek yang masuk ke Indonesia tahun ini seperti XPeng, Aion, dan Denza memilih menetapkan harga awal yang dinilai lebih rasional dibanding strategi memasang harga tinggi lalu memberikan diskon besar-besaran.

Yannes menilai pola tersebut menunjukkan perubahan pendekatan bisnis yang mulai diterapkan produsen kendaraan listrik.

“Setelah periode diskon agresif, produsen tidak mungkin terus menjual dengan margin sangat tipis. Disini Indonesia menjadi pasar penting untuk memulihkan profitabilitas, terutama bagi brand China yang menghadapi tekanan margin di pasar kita,” ujarnya.

Perubahan strategi tersebut terjadi setelah perang harga yang berlangsung dalam beberapa tahun terakhir menekan keuntungan produsen kendaraan listrik, terutama pemain asal China.

Di pasar global, sejumlah produsen mulai mengurangi program cashback agresif dan mendorong penjualan model dengan nilai jual lebih tinggi untuk memperbaiki profitabilitas.

Langkah serupa juga mulai terlihat di Indonesia. Setelah fase ekspansi yang berfokus pada volume penjualan, produsen kini dihadapkan pada kebutuhan menjaga keberlanjutan bisnis melalui margin yang lebih sehat.

Perubahan itu juga bertepatan dengan berakhirnya insentif impor kendaraan listrik utuh atau completely built up (CBU) pada akhir 2025. Pemerintah kini mewajibkan sejumlah produsen membangun fasilitas produksi lokal melalui skema completely knocked down (CKD) serta memenuhi target TKDN sebesar 40 persen.

Kebijakan tersebut mendorong perusahaan mengalokasikan investasi baru untuk fasilitas produksi dan rantai pasok domestik.

Lebih jauh, Yannes melihat terdapat perbedaan karakteristik antara segmen kendaraan listrik murah dan premium. Pada model-model dengan harga terjangkau, kenaikan biaya produksi masih menjadi faktor yang cukup terasa karena sensitivitas konsumen terhadap harga relatif tinggi.

Namun pada segmen premium, strategi peningkatan margin dinilai lebih dominan dibanding tekanan biaya.

“ada EV murah, faktor biaya lebih terasa; pada EV premium seperti Xpeng, saya melihat kenaikan lebih kuat sebagai strategi margin dan repositioning brand mereka (yang lebih canggih, pada t fitur, berdesain lebih futuristik) yang bagaimanapun juga tetap jauh lebih murah dari kompetitor Jepang dan Eropa sekelasnya,” kata Yannes.

Menurut dia, produsen premium tidak hanya mengejar volume penjualan, tetapi juga berupaya membangun citra merek yang lebih kuat melalui teknologi, fitur, dan diferensiasi produk.

Perang Harga Belum Berakhir

Seperti diberitakan sebelumnya, meski harga mulai bergerak naik, Yannes menilai persaingan di pasar kendaraan listrik Indonesia masih akan berlangsung ketat.

Masuknya sejumlah merek baru dengan produk berharga terjangkau berpotensi menjaga kompetisi tetap tinggi, khususnya pada segmen kendaraan listrik perkotaan.

Namun, bentuk persaingan diperkirakan berubah. Jika sebelumnya produsen mengandalkan diskon besar-besaran untuk menarik konsumen, kini kompetisi mulai bergeser ke aspek lain seperti fitur, garansi, pembiayaan, dan layanan purnajual.

Dengan kata lain, perang harga kendaraan listrik mungkin belum sepenuhnya berakhir. Namun bagi banyak produsen, menjaga profitabilitas kini tampak menjadi prioritas yang tidak kalah penting dibanding mengejar volume penjualan.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.