Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Perempuan Bekasi Alami Gagal Ginjal Stadium 5 Meski Rutin Minum Air Putih, Ini Pemicunya

Perempuan Bekasi Alami Gagal Ginjal Stadium 5 Meski Rutin Minum Air Putih, Ini Pemicunya

perempuan-bekasi-alami-gagal-ginjal-stadium-5-meski-rutin-minum-air-putih,-ini-pemicunya
Perempuan Bekasi Alami Gagal Ginjal Stadium 5 Meski Rutin Minum Air Putih, Ini Pemicunya
service

Jakarta

Seorang perempuan asal Bekasi tengah menjadi sorotan usai membagikan kisahnya didiagnosis gagal ginjal stadium 5 di usia muda. Meski mengaku sudah rutin minum air putih, kondisi tersebut dipicu oleh hipertensi yang tidak terkontrol.

Perempuan bernama Sema Chintya itu mengaku baru mengetahui kondisinya setelah muncul banyak lebam di tubuh pada 2024. Saat menjalani pemeriksaan, tekanan darah Sema ternyata sangat tinggi hingga mencapai 193/129.

“Rasanya itu kepalaku sakit banget. Aku memang ketahuan hipertensi di usia 25 pas lagi hamil, tapi memang aku tuh nggak pernah minum obat,” ungkap Sema, dikutip dari laman detikcom, Senin (25/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diagnosis gagal ginjal itu diterima Sema saat usianya menginjak 31 tahun. Ia pun tak menyangka hipertensi yang selama ini dianggap sepele justru menjadi penyebab kerusakan ginjal yang dialaminya.

Perubahan pada wajah jadi gejala awal

Beberapa bulan sebelum didiagnosis, Sema mulai menyadari ada perubahan pada kondisi wajahnya. Ia melihat area kantung mata dan wajah tampak lebih bengkak, tetapi saat itu mengira penyebabnya hanya karena kelelahan.

Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menjelaskan bahwa perubahan pada wajahnya ternyata merupakan salah satu tanda gangguan ginjal. Kondisi tersebut dikenal sebagai edema atau penumpukan cairan di area tubuh tertentu, termasuk wajah.

“Ternyata kata dokter penyakit dalam, muka aku khas orang kena ginjal, yaitu edema atau penumpukan cairan di wajah,” katanya.

Selain wajah yang bengkak, ia juga mengalami beberapa keluhan lainnya seperti:

  • Lebam muncul di tubuh tanpa sebab jelas
  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan turun drastis
  • Wajah tampak pucat
  • Sering mual dan muntah
  • Mudah lelah

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.