Mubadalah.id – Riwayat kejang selama kehamilan atau persalinan sebelumnya perlu ibu tanyakan. Apabila ibu pernah mengalami kejang-kejang pada masa kehamilan atau ketika melahirkan, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian medis karena dapat berkaitan dengan eklamsia.
Perempuan dengan riwayat eklamsia memiliki kemungkinan mengalami kondisi tersebut kembali. Karena itu, pemeriksaan dan pendampingan tenaga kesehatan ia perlukan.
Dalam kondisi tertentu, ibu dengan riwayat kejang akibat eklamsia harus melahirkan di rumah sakit atau klinik yang memiliki fasilitas untuk memberikan pertolongan medis apabila terjadi komplikasi.
Masalah kesehatan lain yang perlu ibu perhatikan adalah diabetes atau penyakit gula darah. Perempuan yang pernah mengalami diabetes pada kehamilan sebelumnya cenderung memiliki risiko untuk mengalaminya kembali.
Karena itu, apabila memungkinkan, pemeriksaan oleh dokter atau tenaga kesehatan perlu ibu lakukan untuk mengetahui kondisi kadar gula darah selama kehamilan.
Diabetes pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko terjadinya keguguran maupun berbagai masalah kesehatan lainnya bagi ibu dan bayi. Termasuk masalah yang dapat muncul setelah persalinan.
Oleh sebab itu, riwayat diabetes pada kehamilan sebelumnya perlu ibu sampaikan kepada tenaga kesehatan agar dapat menjadi pertimbangan dalam pemantauan kehamilan berikutnya.
Persalinan Lama
Riwayat persalinan yang berlangsung sangat lama juga menjadi bagian penting yang perlu ibu tanyakan. Persalinan medis sebut berlangsung lama apabila prosesnya melebihi 24 jam pada kelahiran anak pertama atau lebih dari 12 jam pada kelahiran berikutnya.
Selain itu, perlu ibu ketahui apakah ia mengalami masa mengejan lebih dari dua jam. Riwayat persalinan yang lama perlu ibu lihat lebih jauh. Terutama untuk mengetahui apakah kondisi tersebut pernah menimbulkan masalah bagi ibu maupun bayinya.
Jika persalinan sebelumnya berlangsung lama tetapi ibu melahirkan dalam kondisi sehat dan bayi juga dalam keadaan baik. Maka belum tentu masalah yang sama akan terjadi pada kehamilan berikutnya.
Namun, apabila persalinan sebelumnya tidak berlangsung normal, penting untuk mencari tahu penyebabnya. Beberapa kondisi dapat menyebabkan proses persalinan berlangsung lebih lama. Seperti anemia, posisi bayi yang sungsang, ukuran bayi yang terlalu besar, maupun rasa takut yang ibu alami.
Informasi mengenai penyebab persalinan lama tersebut penting karena dapat membantu tenaga kesehatan menentukan langkah yang lebih tepat dalam memantau kehamilan dan mempersiapkan persalinan berikutnya.
Jika penyebabnya tidak ibu ketahui atau terdapat risiko tertentu. Maka ibu mungkin perlu mendapatkan nasihat dan pemeriksaan medis lebih lanjut. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 111.





Comments are closed.