Mubadalah.id — Riwayat kesehatan dan pengalaman kehamilan sebelumnya menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika seorang perempuan kembali hamil.
Berbagai masalah yang pernah dialami pada kehamilan atau persalinan sebelumnya dapat kembali terjadi pada kehamilan berikutnya sehingga perlu diketahui sejak awal.
Salah satu kondisi yang perlu ibu perhatikan adalah anemia. Perempuan hamil yang mengalami kelelahan atau lemas secara berlebihan dapat mengalami anemia, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan zat besi dalam darah. Risiko tersebut perlu mendapat perhatian lebih apabila pada kehamilan sebelumnya ibu juga pernah mengalami anemia.
Ibu yang pernah mengalami anemia pada kehamilan sebelumnya memiliki kemungkinan lebih besar untuk kembali mengalami kondisi yang sama pada kehamilan berikutnya. Anemia dapat menimbulkan berbagai masalah selama masa kehamilan maupun ketika persalinan.
Karena itu, pencegahan perlu ibu lakukan sejak dini, antara lain dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan zat besi serta mengonsumsi tablet zat besi sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Selain anemia, tekanan darah juga perlu ibu periksa secara berkala selama kehamilan. Perempuan yang pernah mengalami tekanan darah tinggi pada kehamilan sebelumnya memiliki kemungkinan mengalami kondisi serupa pada kehamilan berikutnya.
Tekanan darah tinggi pada masa kehamilan juga dapat menjadi salah satu tanda preeklamsia. Sehingga pemeriksaan secara rutin penting ibu lakukan untuk mengetahui kondisinya.
Riwayat preeklamsia pada kehamilan sebelumnya juga menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian serius. Perempuan yang pernah mengalami preeklamsia memiliki risiko untuk kembali mengalaminya pada kehamilan berikutnya.
Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan ibu. Sehingga tekanan darah dan gejala-gejala preeklamsia perlu ibu periksa secara teratur selama kehamilan.
Selain melakukan pemeriksaan rutin, persiapan untuk mendapatkan pertolongan medis juga perlu ibu lakukan sejak awal. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi apabila tanda-tanda preeklamsia kembali muncul dan membutuhkan penanganan segera. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 110.





Comments are closed.