Mon,31 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Pernah Anemia dan Preeklamsia Saat Hamil? Ini yang Perlu Diperhatikan

Pernah Anemia dan Preeklamsia Saat Hamil? Ini yang Perlu Diperhatikan

pernah-anemia-dan-preeklamsia-saat-hamil?-ini-yang-perlu-diperhatikan
Pernah Anemia dan Preeklamsia Saat Hamil? Ini yang Perlu Diperhatikan
service

Mubadalah.id — Riwayat kesehatan dan pengalaman kehamilan sebelumnya menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika seorang perempuan kembali hamil.

Berbagai masalah yang pernah dialami pada kehamilan atau persalinan sebelumnya dapat kembali terjadi pada kehamilan berikutnya sehingga perlu diketahui sejak awal.

Salah satu kondisi yang perlu ibu perhatikan adalah anemia. Perempuan hamil yang mengalami kelelahan atau lemas secara berlebihan dapat mengalami anemia, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan zat besi dalam darah. Risiko tersebut perlu mendapat perhatian lebih apabila pada kehamilan sebelumnya ibu juga pernah mengalami anemia.

Ibu yang pernah mengalami anemia pada kehamilan sebelumnya memiliki kemungkinan lebih besar untuk kembali mengalami kondisi yang sama pada kehamilan berikutnya. Anemia dapat menimbulkan berbagai masalah selama masa kehamilan maupun ketika persalinan.

Karena itu, pencegahan perlu ibu lakukan sejak dini, antara lain dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan zat besi serta mengonsumsi tablet zat besi sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Selain anemia, tekanan darah juga perlu ibu periksa secara berkala selama kehamilan. Perempuan yang pernah mengalami tekanan darah tinggi pada kehamilan sebelumnya memiliki kemungkinan mengalami kondisi serupa pada kehamilan berikutnya.

Tekanan darah tinggi pada masa kehamilan juga dapat menjadi salah satu tanda preeklamsia. Sehingga pemeriksaan secara rutin penting ibu lakukan untuk mengetahui kondisinya.

Riwayat preeklamsia pada kehamilan sebelumnya juga menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian serius. Perempuan yang pernah mengalami preeklamsia memiliki risiko untuk kembali mengalaminya pada kehamilan berikutnya.

Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan ibu. Sehingga tekanan darah dan gejala-gejala preeklamsia perlu ibu periksa secara teratur selama kehamilan.

Selain melakukan pemeriksaan rutin, persiapan untuk mendapatkan pertolongan medis juga perlu ibu lakukan sejak awal. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi apabila tanda-tanda preeklamsia kembali muncul dan membutuhkan penanganan segera. []

*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 110.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.