Thu,30 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Polda Jatim Bongkar Peretas 260 Situs Sekolah dan Instansi untuk Iklan Judi Online

Polda Jatim Bongkar Peretas 260 Situs Sekolah dan Instansi untuk Iklan Judi Online

polda-jatim-bongkar-peretas-260-situs-sekolah-dan-instansi-untuk-iklan-judi-online
Polda Jatim Bongkar Peretas 260 Situs Sekolah dan Instansi untuk Iklan Judi Online
service

Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan situs web milik lembaga pendidikan, instansi pemerintah, dan perusahaan swasta dijadikan sarana penyebaran promosi judi online melalui peretasan sistem elektronik. Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur berhasil membongkar praktik ini dan menangkap pelakunya, warga Demak berinisial AAK.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan pengungkapan ini menjadi bukti komitmen kepolisian menjaga keamanan ruang digital.

“Setiap akses tanpa hak memiliki konsekuensi hukum yang tegas. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan dunia maya secara aman, bertanggung jawab, dan beretika,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (30/7/2026).

Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombes Pol Bimo Ariyanto menjelaskan cara kerja pelaku, yakni mencari celah keamanan situs korban, mengambil alih kendali domain, lalu menjual akses tersebut lewat akun Telegram bernama S-X MARKETS. Pembeli kemudian menyisipkan subdomain berisi konten perjudian sehingga saat masyarakat mengakses situs resmi, yang muncul justru iklan judi.

“Kerugiannya tak hanya pada sistem, tapi nama baik lembaga—terutama sekolah dan perguruan tinggi—tercoreng oleh aktivitas ilegal,” kata Bimo.

Dari penyelidikan tercatat total 260 situs menjadi sasaran, yakni 80 situs sekolah, 20 situs perguruan tinggi, 13 situs instansi pemerintah, dan 147 situs perusahaan swasta. Korban tersebar di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur, termasuk Universitas PGRI Madiun.

Penyidik menyita barang bukti berupa ponsel, akun dompet digital, rekening bank, serta sejumlah akun media sosial dan Telegram. Tersangka kini ditahan dan disangkakan melanggar ketentuan akses ilegal sistem elektronik. Penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas serta pihak-pihak yang memanfaatkan hasil peretasan.

Bambang Eko Nugroho, Kepala Biro Hukum Universitas PGRI Madiun, mengapresiasi langkah kepolisian. “Sangat merugikan ketika situs resmi pendidikan justru membawa pesan yang bertentangan dengan nilai yang kami ajarkan. Terima kasih atas keberhasilan ini,” ujarnya. [uci/kun]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.