Fri,21 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Petani Damar Tabarano Waswas Kebun jadi Tambang Nikel

Petani Damar Tabarano Waswas Kebun jadi Tambang Nikel

petani-damar-tabarano-waswas-kebun-jadi-tambang-nikel
Petani Damar Tabarano Waswas Kebun jadi Tambang Nikel
service

Alex Pius melepas topi rimba yang dia kenakan dan mengestafetkan pada kerabatnya yang tengah menyambungkan rangka atap di atas bambu-bambu yang  berdiri membungkus salah satu lapangan voli di Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, medio Juni lalu. Sengatan panas menyulut inisiatifnya itu. “Kemarau sudah datang, sudah tidak ada hujan. Tapi warga sudah panen,” kata pria 38 tahun itu. Sejak pagi, Alex dan puluhan pria dari berbagai usia bekerja di sana. Mereka berkumpul, bersendagurau, saling mengingatkan untuk hati-hati dan saling meledek. Ada yang tertawa, ada yang berteriak girang. Beberapa orang bilang pada saya, jika hidup secara gotong royong di Tabarano masih berlangsung. Orang-orang itu mengundang saya datang pada Minggu, dua hari selanjutnya. Mereka akan menggelar pesta syukur panen atas limpahan penghasilan dari tanah kebun dan pertaniannya. Dalam gelaran syukur panen itu akan ada tarian dan hiburan. Makanan tentu saja akan tersaji di meja dan semua orang bisa mencicipinya. Setiap rumah akan membuat peong–sejenis lemang–yang selalu menjadi rebutan. Hingga berbagai macam kue olahan. Selanjutnya pada malam syukur akan ada tarian dero. Tarian yang memungkinkan siapa pun untuk ikut bergabung. Tarian bagi anak muda hingga orang tua meluapkan kegembiraan. Gerakan saling berpegangan tangan dan membentuk lingkaran. Saat beberapa pria masih saling berbagi rokok di pinggir lapangan sembari mengawasi pembangunan rangka, seorang pria lain berteriak. Makan siang sudah siap di salah satu rumah warga. Beberapa saat kemudian, orang-orang berjalan meninggalkan lapangan. Saya menjadi bagian dari kumpulan warga yang menyantap menu makan siang itu. Rasanya sungguh menyenangkan, memegang piring dan mencari sendiri tempat duduk.…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.