Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Puncak Haji: Antisipasi Jemaah Hilang dan Tersesat, Komnas Haji Sarankan Jemaah Jaga Jemaah

Puncak Haji: Antisipasi Jemaah Hilang dan Tersesat, Komnas Haji Sarankan Jemaah Jaga Jemaah

puncak-haji:-antisipasi-jemaah-hilang-dan-tersesat,-komnas-haji-sarankan-jemaah-jaga-jemaah
Puncak Haji: Antisipasi Jemaah Hilang dan Tersesat, Komnas Haji Sarankan Jemaah Jaga Jemaah
service

Arina.id – Pergerakan puncak haji menuju Armuzna (Arafah, Mina dan Muzdalifah) dimulai pada hari ini (25 Mei 2026/ 8 Dzulhijjah 1447 H). Jemaah mulai dimobilisasi secara bertahap dari hotel-hotel di Mekkah menuju Arafah untuk melakukan wukuf pada esok harinya  (Selasa 26 Mei 2026 M/ 9 Dzulhijjah 1447 H ) bergabung dengan kurang lebih 1,6 juta jemaah dari berbagai penjuru dunia. 

Perjalanan selanjutnya jemaah akan bergeser untuk melakukan Mabit di Muzdalifah. Kemudian pergerakan jemaah mengarah ke Mina melakukan lontar jumrah di Jamarat untuk melakukan lempar batu Aqobah, Ula dan Wustha dalam rentang  10 – 12 Dzulhijjah 1447. Di sela-sela agenda tersebut tamu-tamu Allah harus bergerak ke Mekkah untuk melakukan tawaf Ifadah, sai dan tahallul. 

Dengan agenda yang begitu padat, jarak pergerakan yang begitu panjang serta simultan maka ibadah di Armuzna akan sangat menguras tenaga dan stamina sehingga bisa memicu kelelahan dan turunnya konsentrasi, stamina bisa drop bahkan sakit.

Menurut Ketua Komnas Haji Mustholih Siradj, kondisi semacam ini bisa menyebabkan rombongan jemaah yang bergerak ke tempat ibadah bisa terpisah dari rombongan, tertinggal ataupun tercerai berai dari regunya khususnya bagi lansia dan disabilitas yang bisa menimbulkan mereka tersesat atau bahkan hilang. 

Situasi di Armuzna dengan jutaan jemaah menggunakan pakaian yang sama yakni ihram warna putih dan warna tenda yang seragam acapkali membuat jemaah sulit membedakan teman satu rombongan  maupun tenda tempatnya beristirahat dengan tenda jemaah negara lain.

“Belum lagi cuaca panas yang diperkirakan akan mendekati 50 derajat Celsius menjadi tantangan tersendiri,” katanya.
 
“Karena itu, sangat dibutuhkan kekompakan dan solidaritas di kalangan  para jemaah agar tetap solid dan kompak, saling bahu membahu membantu (ta’awun) dengan semangat ‘jemaah jaga jemaah’ tanpa harus selalu memgandalkan petugas. Dengan begitu bisa diminimalisir  jemaah tersesat atau hilang,” ujarnya menambahkan.

Pada titik ini, kata dia, peran ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) menjadi sangat sentral dan vital. “Komnas Haji optimis, puncak haji di Armuzna tahun ini akan berjalan sukses dan lancar,” ujarnya memungkasi.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.