Aceh, Arina.id—Menjelang Iduladha, pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP) kembali menggelar Pasar Murah Daging Meugang.
Program rutin ini diadakan untuk mengintervensi harga daging di pasaran yang cenderung naik menjelang tradisi Meugang di Aceh.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, kali ini pihaknya menggelar pasar murah daging meugang di enam lokasi terpisah.
Ia juga bersyukur melihat antusias masyarakat untuk bisa membeli daging bersubsidi sebab menjelang Idul Adha warga sangat membutuhkan.
“Kan kalau kita lihat pasaran harga daging, hari-hari biasa sekira Rp160.000 per kilogram. Nah di hari meugang biasanya menjelang hari raya ada kenaikan sampai Rp180.000. Untuk itu, kita intervensi dengan penyediaan pasar murah daging ini,” kata Illiza dikutip dari laman Pemkot Aceh.
Sebelumnya, Kepala DP2KP Banda Aceh Iskandar mengatakan, pada hari pertama kemarin, pasar murah daging meugang dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu di Gampong Lhong Raya, halaman SD Negeri 56 Lamglumpang, dan di Jalan Rama Setia Lampaseh Aceh.
“Hari ini kita gelar lagi di halaman Kantor Perumdam Tirta Daroy, Jalan Tentara Pelajar Eks Pasar Aceh Shopping Center, dan Jalan Rama Setia Lampaseh Aceh. Pelaksanaan pasar murah dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai,” katanya.
Tradisi Meugang sendiri merupakan budaya turun-temurun masyarakat Aceh yang dilaksanakan menjelang hari besar Islam seperti Idulfitri, Iduladha, dan Ramadan.
Dalam tradisi ini, masyarakat membeli serta memasak daging untuk disantap bersama keluarga dan kerabat sebagai bentuk syukur dan kebersamaan. Karena tingginya permintaan daging saat Meugang, harga di pasaran biasanya mengalami kenaikan signifikan.





Comments are closed.