Fri,1 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Relawan NU Peduli Bangun MCK dan Fondasi Majelis Taklim di Aceh Timur

Relawan NU Peduli Bangun MCK dan Fondasi Majelis Taklim di Aceh Timur

relawan-nu-peduli-bangun-mck-dan-fondasi-majelis-taklim-di-aceh-timur
Relawan NU Peduli Bangun MCK dan Fondasi Majelis Taklim di Aceh Timur
service

Aceh Timur, NU Online

Relawan NU Peduli Kemanusiaan PWNU Jawa Tengah membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) serta fondasi majelis taklim di Desa Peunaron Baru, Aceh Timur, sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan pascabanjir.

Tim relawan terus mengintensifkan kerja-kerja rehabilitasi fasilitas umum yang terdampak banjir. Salah satu fokus utama adalah pembangunan kembali MCK di mushala desa yang sebelumnya dinilai sudah tidak layak digunakan.

Pada Sabtu (17/1/2026), relawan mulai mengerjakan pembangunan MCK yang kondisi lamanya memang telah mengalami kerusakan, bahkan sebelum banjir melanda. Dampak banjir memperparah kondisi tersebut sehingga fasilitas itu tidak lagi dapat difungsikan.

Relawan NU Peduli Kemanusiaan PWNU Jawa Tengah Reno Lesmono menjelaskan bahwa keputusan membangun ulang MCK diambil setelah melihat kondisi bangunan lama yang sudah tidak memenuhi standar kelayakan.

“MCK yang terdahulu kami rasa sudah kurang layak, apalagi setelah banjir. Karena itu kami bangun kembali dari awal,” ujar Reno, sebagaimana dikutip NU Online Jateng.

Ia menyampaikan, MCK yang sebelumnya berbahan papan kayu akan diganti dengan bangunan semi permanen agar lebih kuat dan nyaman digunakan. Pada tahap awal, relawan melakukan penggalian untuk pembuatan septic tank.

“Nanti MCK akan dilengkapi kloset jongkok, keramik agar lebih rapi dan nyaman, serta kran air. Bangunan menggunakan asbes atau kalsibot, dengan pintu PVC,” jelasnya.

Reno menambahkan, proses pembangunan MCK diperkirakan memakan waktu sekitar delapan hari. Dalam pelaksanaannya, relawan NU Peduli juga melibatkan warga setempat karena tim terbagi ke dalam tiga titik kerja berbeda di wilayah tersebut.

Selain pembangunan MCK, relawan NU Peduli juga mengerjakan fondasi majelis taklim. Relawan asal Batang, Waris Ngoko, bersama warga setempat melakukan penggalian dan perakitan besi untuk cakar ayam sebagai penopang pondasi bangunan.

“Cakar ayam ini digunakan sebagai pondasi dengan ukuran 60×60 sentimeter, memakai besi ukuran 10 standar dengan ring 15,” kata Waris.

Ia menjelaskan bahwa secara teknis, pekerjaan tersebut tidak terlalu rumit. Tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan penggalian lanjutan dan proses pengecoran fondasi.

Baca selengkapnya di sini

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.