Fri,15 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Sambangi Dubes Arab Saudi, Ketum PBNU Harap Konflik Timur Tengah Reda Lewat Diplomasi

Sambangi Dubes Arab Saudi, Ketum PBNU Harap Konflik Timur Tengah Reda Lewat Diplomasi

sambangi-dubes-arab-saudi,-ketum-pbnu-harap-konflik-timur-tengah-reda-lewat-diplomasi
Sambangi Dubes Arab Saudi, Ketum PBNU Harap Konflik Timur Tengah Reda Lewat Diplomasi
service

Jakarta, NU Online

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyambangi Duta Besar Kerajaan Arab Saudi, Syekh Faisal Abdullah Al-Amudi di Kantor Kedutaan Kerajaan Arab Saudi, Kuningan, Jakarta, pada Selasa (31/3/2026).

Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menyampaikan bahwa Gus Yahya mengharapkan konflik di Timur Tengah yang tengah terjadi saat ini dapat segera mereda lewat jalur diplomasi. Baginya, kata Gus Ulil, tidak ada upaya yang masuk akal melainkan jalur diplomasi antar negara-negara di kawasan.

“Karena perang ini merugikan semua pihak, maka PBNU mendorong terjadinya solusi diplomatik, mengharapkan semua pihak menghentikan perang saat ini, dan akan mengajak ormas-ormas Islam yang lain untuk mendukung sikap seperti ini, serta juga mendorong pemerintah Indonesia untuk ikut mendorong adanya jalan diplomatik guna mengatasi masalah di Teluk saat ini,” katanya saat dikonfirmasi NU Online usai pertemuan.

Di dalam pertemuan selama satu jam itu, Gus Yahya juga menyampaikan rasa simpatinya atas konflik yang berkepanjangan dan makin meluas.

“NU berdiri bersama pemerintah Saudi, bersimpati bersama pemerintah Saudi, dan tentu saja bersimpati serta mendukung perjuangan rakyat Palestina,” jelasnya.

Selain itu, Gus Ulil mengabarkan bahwa Dubes Kerajaan Arab Saudi Al-Amudi mengungkap perkembangan terakhir di Timur Tengah terkait konflik antara Republik Islam Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Al-Amudi mengemukakan bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi teramat menyayangkan atas terjadinya serangan antara negara Muslim satu dengan yang lainnya sehingga menimbulkan dampak yang luar biasa.

“Bukan saja di kawasan Teluk tetapi juga secara global. Ancaman krisis ekonomi sangat jelas sekali,” kata Gus Ulil.

Gus Ulil menuturkan bahwa Dubes Al-Amudi berharap agar PBNU dapat menyuarakan tentang keadaan yang mencemaskan, yaitu konflik yang terus menerus dan makin meluas.

“Duta Besar Saudi berharap NU bisa memberikan dukungan yang tegas kepada pemerintah Saudi,” katanya.

Sebagai informasi, pertemuan tersebut dihadiri oleh Gus Yahya, Gus Ulil, Rumadi Ahmad, serta Wasekjen PBNU Najib Azca.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.