Mubadalah.id – Bila kesulitan buang air besar, ini namanya sembelit. Sembelit disebabkan oleh kerja usus besar yang menjadi lambat selama hamil. Karena usus bekerja lebih pelan, tinja menjadi lebih keras, dan susah dikeluarkan.
Cara mencegah dan mengatasinya:
Pertama, minum paling sedikit 8 gelas per hari. Kedua, olahraga secara teratur. Ketiga, bila Anda meminum tablet-tablet zat besi, usahakan hanya meminum 1 tablet per hari, nambah dengan sari buah atau sari sayuran. Atau bisa juga berhenti minum tablet itu beberapa hari.
Keempat, banyak makan buah-buahan, sayur-sayuran, dan makanan yang mengandung banyak serat, misalnya singkong/ ketela.
Kelima, jangan minum obat pencahar/urus-urus. Obat semacam ini hanya bekerja sejenak, kemudian Anda akan terpaksa minum lagi kalau susah buang air lagi.
Ambeien
Ambeien adalah pembuluh darah yang membengkak di seputar anus. Ini sering menimbulkan rasa gatal, rasa seperti terbakar, atau berdarah. Bila Anda juga sedang sembelit, keadaan akan lebih parah lagi.
Cara mengatasinya:
Pertama, duduklah di sebuah ember datar atau wadah lain yang cukup besar, diisi air dingin. Ini akan membantu meredakan rasa sakit.
Kedua, berlututlah dengan pantat menungging ke atas seperti dalam gambar. Ini juga akan membantu meredakan sakitnya.
Kram di kaki
Betis atau kaki perempuan hamil sering kram, khususnya di malam hari, atau ketika sedang meregang, atau memposisikan kaki seperti berjinjit (lihat gambar). Kram di kaki bisa disebabkan oleh kekurangan kalsium dalam makanan yang disantap.
Cara mengatasinya:
Pertama, banyak makan bahan-bahan yang mengandung kalsium. Misalnya susu, keju, minyak wijen, dan sayur-sayuran hijau berdaun lebar.
Kedua. kalau terlanjur kram. Nyeri punggung sebelah bawah punggung sebelah bawah bisa pegal, nyeri dan linu akibat berat badan bayi dalam kandungan yang harus disangga oleh tubuh ibunya.
Cara mengatasinya:
Pertama, mintalah seseorang untuk menggosok atau memijat punggung Anda. Kedua, usahakan menghindari mengangkat beban berat. Mintalah bantuan orang lain.
Ketiga, tidur miring dengan menaruh sebuah bantal atau selimut yang digulung di antara kedua belah lutut. Keempat, bila berdiri atau duduk, tegakkan punggung.
Kelima, lakukan latihan “kucing marah” seperti dalam gambar. Satu latihan memakan waktu beberapa menit saja. Lakukan 2 kali sehari, atau kapan saja bila punggung terasa sakit. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 93-94.




Comments are closed.