Mubadalah.id – Bila Anda hamil, keputihan merupakan gejala yang normal, meski melebihi yang biasanya. Tapi kalau merasa gatal, panas, atau cairan itu berbau busuk, bisa jadi ada infeksi di genital, dan harus segera diperiksakan.
Jika cairan itu berdarah, atau berlendir, atau sangat banyak dan kelihatan seperti air, cepat datangi pekerja kesehatan terdekat. Mungkin ketuban Anda pecah sebelum waktunya.
Varises
Varises adalah pembengkakan pembuluh darah di betis dan sekitar vagina. Pembuluh bengkak ini kelihatan berwarna kebiruan. Ini disebabkan oleh berat badan bayi yang tumbuh dalam kandungan. Varises bisa cukup besar dan menyakitkan.
Cara mengatasinya:
Pertama, usahakan jangan berdiri terlalu lama. Kalau memang harus berdiri, lakukan gerakan jalan di tempat atau gerak-gerakkan kaki. Bila sedang duduk, usahakan menaruh kaki di bangku atau meja sesering mungkin.
Kedua, berjalan-jalanlah setiap hari. Bila Anda cacat dan tidak bisa berjalan sendiri, mintalah bantuan anggota keluarga untuk membantu menggerakkan dan melatih kaki.
Ketiga, seandainya varises semakin parah dan menyakitkan, balutlah kedua betis seperti terlihat dalam gambar. Mulailah membalut dari bagian mata kaki, terus naik sampai ke bawah lutut. Balutan ini harus dikencangkan di bagian mata kaki dan makin ke atas makin melonggar. Lepaskan balutan pada malam harinya.
Sembelit
Bila kesulitan buang air besar, ini namanya sembelit. Sembelit disebabkan oleh kerja usus besar yang menjadi lambat selama hamil. Karena usus bekerja lebih pelan, tinja menjadi lebih keras, dan susah dikeluarkan.
Cara mencegah dan mengatasinya:
Pertama, minum paling sedikit 8 gelas per hari. Kedua, olahraga secara teratur. Ketiga, bila Anda meminum tablet-tablet zat besi, usahakan hanya meminum 1 tablet per hari, nambah dengan sari buah atau sari sayuran. Atau bisa juga berhenti minum tablet itu beberapa hari.
Keempat, banyak makan buah-buahan, sayur-sayuran, dan makanan yang mengandung banyak serat, misalnya singkong/ ketela.
Kelima, jangan minum obat pencahar/ urus-urus. Obat semacam ini hanya bekerja sejenak, kemudian Anda akan terpaksa minum lagi kalau susah buang air lagi.
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 93-94.





Comments are closed.