Thu,13 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Tak Sadar Hamil 38 Minggu, Perempuan Ini Melahirkan 17 Jam setelah Periksa ke Dokter

Tak Sadar Hamil 38 Minggu, Perempuan Ini Melahirkan 17 Jam setelah Periksa ke Dokter

tak-sadar-hamil-38-minggu,-perempuan-ini-melahirkan-17-jam-setelah-periksa-ke-dokter
Tak Sadar Hamil 38 Minggu, Perempuan Ini Melahirkan 17 Jam setelah Periksa ke Dokter
service

Jakarta

Bunda, pernah membayangkan mengetahui diri sedang hamil hanya beberapa jam sebelum melahirkan? Hal inilah yang dialami oleh seorang perempuan berusia 20 tahun bernama Charlotte Summers.

Charlotte tidak pernah menyangka bahwa keluhan yang membawanya ke dokter justru mengungkap fakta mengejutkan. Saat itu, ia datang untuk memeriksakan masalah kesehatan yang diduganya berkaitan dengan sensitivitas gluten. Namun, dokter menyarankan untuk melakukan tes kehamilan sebagai bagian dari pemeriksaan.

Hasilnya membuat Charlotte dan pasangannya terkejut. Tes tersebut menunjukkan bahwa ia sedang hamil. Tak lama kemudian, pemeriksaan USG mengungkap bahwa usia kehamilannya sudah mencapai 38 minggu 4 hari, atau hampir memasuki waktu persalinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang lebih mengejutkan lagi, Charlotte melahirkan bayi laki-lakinya hanya 17 jam setelah mengetahui dirinya hamil.

Datang ke dokter karena keluhan lain, pulang membawa kabar kehamilan

Charlotte mengaku tidak pernah mencurigai dirinya sedang mengandung. Selama berbulan-bulan, ia menjalani aktivitas seperti biasa dan tidak mengalami gejala kehamilan yang menurutnya cukup jelas.

Memang ada beberapa perubahan yang ia rasakan, seperti berat badan yang bertambah dan ukuran pakaiannya yang meningkat. Namun, ia menganggap hal tersebut sebagai dampak stres dan perubahan pola hidup.

“Saya sedikit bertambah gemuk,” katanya dikutip dari People.

Saat dokter menyampaikan hasil tes kehamilan, Charlotte mengaku sangat terkejut hingga sulit mempercayainya.

Charlotte mengatakan bahwa ia masih mengalami menstruasi dan sedang mengonsumsi pil KB, mengunjungi dokter umum pada tanggal 6 Juni untuk membahas kemungkinan alergi gluten, dan selama kunjungan tersebut, dokternya melakukan beberapa tes rutin salah satunya adalah tes kehamilan.

Setelah menjalani USG, dokter menemukan bahwa kehamilan Charlotte sudah memasuki usia cukup bulan. Bahkan, ditemukan kondisi pada plasenta yang membuat tim medis memutuskan untuk segera melakukan pemantauan lebih lanjut di rumah sakit. Tak lama kemudian, Charlotte memasuki ruang persalinan dan melahirkan bayi laki-laki yang sehat.

Mengapa Charlotte tidak menyadari dirinya hamil?

Kisah Charlotte mungkin terdengar sulit dipercaya. Namun, para ahli menyebut kondisi ini bisa terjadi pada sebagian perempuan.

Charlotte mengaku masih mengalami perdarahan yang ia kira sebagai menstruasi selama masa kehamilan. Selain itu, ia tetap menggunakan alat kontrasepsi sehingga tidak pernah berpikir bahwa dirinya mungkin sedang hamil.

Ia juga tidak merasakan gerakan janin yang begitu kuat. Menurut Charlotte, dokter menjelaskan bahwa posisi plasenta yang berada di bagian depan rahim atau anterior placenta dapat membuat tendangan dan gerakan bayi terasa lebih samar dibandingkan kehamilan pada umumnya.

Karena gejalanya sangat minim, Charlotte tidak pernah merasa perlu melakukan tes kehamilan.

“Saya benar-benar tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Saya tidak tahu bagaimana lagi menjelaskannya. Itu benar-benar pengalaman yang gila,” kata Charlotte.

Apa itu cryptic pregnancy?

Kondisi yang dialami Charlotte dikenal sebagai cryptic pregnancy atau kehamilan tersembunyi. Ini adalah kondisi ketika seorang perempuan tidak menyadari dirinya hamil hingga usia kehamilan sudah sangat lanjut, bahkan ada yang baru mengetahui saat persalinan dimulai.

Meski jarang terjadi, kondisi ini memang diakui dalam dunia medis.

Dikutip dari Cleveland Clinic, sekitar 1 dari setiap 2.500 kehamilan tidak terdeteksi hingga persalinan. Mereka yang paling berisiko mengalami kehamilan tersembunyi atau kehamilan tanpa disadari adalah mereka yang menggunakan kontrasepsi, berada dalam masa perimenopause, perempuan dengan PCOS, dan wanita yang baru saja melahirkan.

Selain itu, sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ menyebutkan bahwa sekitar 1 dari 475 kehamilan tidak terdeteksi hingga usia kehamilan 20 minggu, sementara sekitar 1 dari 2.500 kehamilan baru diketahui saat persalinan berlangsung.

Kehamilan tersembunyi dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti:

  • Menstruasi yang tidak teratur atau masih terjadi perdarahan ringan.
  • Gejala kehamilan yang sangat ringan atau tidak khas.
  • Penggunaan alat kontrasepsi sehingga kehamilan tidak dicurigai.
  • Gerakan janin yang kurang terasa.
  • Bentuk tubuh yang membuat perubahan ukuran perut tidak terlalu terlihat.

Gejala kehamilan tidak selalu sama pada setiap Bunda

Kisah Charlotte menjadi pengingat bahwa setiap kehamilan bisa memberikan tanda yang berbeda-beda. Sebagian Bunda mungkin langsung merasakan mual, muntah, dan perubahan pada payudara sejak awal kehamilan. Namun pada sebagian lainnya, gejala bisa sangat ringan sehingga sulit dikenali.

Karena itu, jika Bunda mengalami perubahan siklus haid, kenaikan berat badan tanpa sebab yang jelas, mudah lelah, atau merasakan perubahan pada tubuh yang tidak biasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Pemeriksaan kehamilan sejak dini penting dilakukan agar kesehatan Bunda dan Si Kecil dapat dipantau dengan baik sepanjang masa kehamilan.

Meski pengalaman Charlotte tergolong langka, kisah ini menunjukkan bahwa tubuh setiap perempuan dapat memberikan sinyal yang berbeda selama kehamilan. Oleh karena itu, jangan ragu untuk memeriksakan diri apabila ada perubahan yang membuat Bunda merasa tidak yakin dengan kondisi tubuh sendiri.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.