Tue,5 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. Terobosan China! Baterai Mobil Listrik Bisa Dicas 11 Menit

Terobosan China! Baterai Mobil Listrik Bisa Dicas 11 Menit

terobosan-china!-baterai-mobil-listrik-bisa-dicas-11-menit
Terobosan China! Baterai Mobil Listrik Bisa Dicas 11 Menit
service


Foto: ASEAN Briefing

Teknologi.id — Perusahaan otomotif asal China, Beijing Automotive Group (BAIC), mengembangkan baterai jenis baru untuk kendaraan listrik berbasis sodium-ion. Teknologi ini diklaim mampu memangkas waktu pengisian daya secara signifikan, dari sekitar 30 menit menjadi hanya sekitar 11 menit.

Pengisian cepat ini menjadi salah satu keunggulan utama dibandingkan baterai konvensional yang digunakan pada mobil listrik saat ini. Dengan waktu tunggu yang lebih singkat, teknologi ini berpotensi meningkatkan kenyamanan pengguna, terutama saat mengisi daya di perjalanan.

Didukung Teknologi Pengisian Cepat 4C


Foto: Pexels

Kecepatan pengisian tersebut didukung oleh teknologi fast charging dengan arsitektur 4C. Secara sederhana, teknologi ini memungkinkan baterai diisi hingga empat kali lebih cepat dibandingkan metode pengisian standar.

Dengan kemampuan tersebut, pengguna tidak perlu menunggu terlalu lama saat mengisi daya kendaraan. Hal ini dinilai dapat membuat penggunaan mobil listrik menjadi lebih praktis dalam aktivitas sehari-hari.

Tetap Stabil di Suhu Ekstrem

Selain kecepatan, baterai sodium-ion buatan BAIC juga diklaim memiliki ketahanan yang baik terhadap suhu ekstrem. Baterai ini dapat digunakan dalam rentang suhu mulai dari -40 derajat Celsius hingga 60 derajat Celsius.

Pada kondisi suhu sangat dingin, sekitar -20 derajat Celsius, baterai ini masih mampu mempertahankan hingga 92 persen kapasitas dayanya. Angka ini menunjukkan penurunan performa yang relatif kecil dibandingkan baterai lithium yang umum digunakan saat ini.

Dalam pengujian internal, baterai ini juga disebut tetap aman dan stabil pada suhu tinggi hingga sekitar 200 derajat Celsius.

Baca juga: Ilmuwan China Ciptakan Baterai Mobil Listrik dari Plastik, Setara Lithium-Ion

Kepadatan Energi Masih Lebih Rendah

Meski menawarkan sejumlah keunggulan, baterai sodium-ion ini masih memiliki keterbatasan pada aspek kepadatan energi. Dari hasil pengujian, prototipe baterai BAIC memiliki kepadatan energi sekitar 170 Wh/kg.

Angka tersebut masih berada di bawah baterai lithium modern yang umumnya memiliki kepadatan energi di kisaran 200 hingga 300 Wh/kg. Artinya, untuk ukuran yang sama, baterai lithium masih mampu menyimpan energi lebih banyak.

Sebagai perbandingan, baterai sodium-ion milik CATL disebut memiliki kepadatan energi hingga 175 Wh/kg dan akan digunakan pada mobil listrik Nevo A06.

Baca juga: Cara Aman Isi Daya Mobil Listrik di Rumah: Hindari Risiko dengan Langkah Tepat

Masih Tahap Pengembangan

BAIC menyebut teknologi ini masih berada dalam tahap pengembangan. Meski begitu, proses validasi untuk kebutuhan produksi massal disebut telah selesai dilakukan.

Perusahaan juga tengah mengembangkan teknologi lanjutan untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan energi serta daya tahan baterai dalam penggunaan jangka panjang. Hingga saat ini, BAIC diketahui telah mengajukan sekitar 20 paten yang mencakup berbagai aspek, mulai dari desain hingga proses produksi.

Potensi Hadir di Pasar China

Meski belum ada jadwal resmi peluncuran, sejumlah laporan menyebut mobil listrik pertama yang menggunakan baterai sodium-ion ini diperkirakan akan meluncur di pasar China pada pertengahan 2026, sekitar bulan Juni hingga Juli.

Jika teknologi ini berhasil dikembangkan lebih lanjut, baterai sodium-ion berpotensi menjadi salah satu alternatif baru dalam industri kendaraan listrik, terutama dalam hal efisiensi waktu pengisian dan ketahanan terhadap berbagai kondisi suhu

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

(WN/ZA)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.