Wed,13 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Timotius Suage, Pendeta yang Dedikasikan Diri Lindungi Laut

Timotius Suage, Pendeta yang Dedikasikan Diri Lindungi Laut

timotius-suage,-pendeta-yang-dedikasikan-diri-lindungi-laut
Timotius Suage, Pendeta yang Dedikasikan Diri Lindungi Laut
service

Timotius Suage bergegas dari Morotai Jaya ke Desa Aru Burung di Kecamatan Pulau Rao, Kabupaten Morotai, Maluku Utara (Malut), pagi pertengahan April 2026. Dari tempat tinggalnya, jarak sekitar 70 kilometer. Hari itu, Timo sejatinya ada agenda keluarga di rumah tetapi sengaja meninggalkan dan lebih memilih  hadiri pertemuan dengan pendamping Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) di Aru Burung yang berlangsung siang harinya. Turut hadir dalam pertemuan itu, perwakilan dari Balai Konservasi Perairan Daerah (BKPD) Malut dan  Penyuluh Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Baginya, pertemuan itu sangat penting. Selain untuk mengetahui langsung kondisi di lapangan dari koleganya, juga berdiskusi terkait upaya  yang harus dilakukan guna memperkuat pengawasan kawasan konservasi perairan di wilayahnya. Timo adalah Ketua Pokmaswas  di kawasan konservasi perairan Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Rao di Morotai. Selain sebagai Ketua Pokmaswas, dia juga  tokoh agama di desanya. Dia seorang  pendeta.   Keseharian dia juga ikut mengawasi dan melindungi laut yang sudah jadi  kawasan konservasi. “Saya tahu konsekuensinya, tapi ini punya hubungan dengan nasib kita dan anak cucu  sekarang dan masa depan. Karena itu tetap mengambil kerja-kerja ini,” katanya,  kepada Mongabay, April. Dia bilang, peran sebagai pengawas itu dia emban setelah pemerintah tetapkan TWP Pulau Rao sebagai kawasan konservasi laut sekitar 2019. Dia tak menolak ketika diminta menjadi Ketua Pokmaswas. Baginya itu ladang pengabdian untuk manusia, sesuatu yang lekat dengan kesehariannya. Timotius Suage menunjukkan peta kawasan konservasi. Foto: Mahmud Ichi/Mongabay Indonesia. Banyak tantangan Meski begitu, tugas sebagai Ketua Pokmaswas tak mudah. Beberapa kali dia bahkan nyaris terlibat baku hantam dengan para nelayan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.