Wed,13 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Bukan Hanya Orangutan, Rawa Singkil juga Habitat Burung Liar

Bukan Hanya Orangutan, Rawa Singkil juga Habitat Burung Liar

bukan-hanya-orangutan,-rawa-singkil-juga-habitat-burung-liar
Bukan Hanya Orangutan, Rawa Singkil juga Habitat Burung Liar
service

Suaka Margasatwa Rawa Singkil yang berada di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Selatan, dan Kota Subulussalam merupakan hutan rawa gambut tersisa di Provinsi Aceh. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 580 Tahun 2018, luasnya 81.765 hektar. Rawa Singkil selama ini lebih dikenal sebagai habitat penting orangutan sumatera. Padahal,  wilayah ini juga menyimpan keragaman jenis burung. Di sejumlah titik rawa dan tepian sungai, burung kuntul tampak mencari makan. Sesekali terdengar suara rangkong melintas di atas kanopi hutan. Ada juga jenis elang, raja udang, bangau, hingga burung migran yang singgah saat musim tertentu. Mongabay Indonesia bersama Tedi Wahyudi dari LetsBirding Sumatera, dan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Center (YOSL-OIC) mengunjungi Rawa Singkil, pada 29 April sampai 1 Juni 2026. Syafrizaldi Jpang, Direktur YOSL-OIC, mendorong adanya penelitian khusus terkait burung di kawasan ini. “Banyak spesies yang belum terdata, termasuk mamalia. Rawa Singkil menyimpan potensi keanekaragaman hayati yang belum terungkap dan berpeluang menjadi habitat penting bagi satwa liar langka di Sumatera,” terangnya, Minggu (10/5/2026). Suaka Margasatwa Rawa Singkil merupakan hutan rawa gambut tersisa di Aceh yang merupakan habitatnya orangutan sumatera beserta burung liar. Foto drone: Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia Tedi Wahyudi menuturkan, pendataan keragaman hayati terakhir yang menjadi rujukan penting, dilakukan Giesen dan Bas van Balen pada 1992. Hasil kajian tersebut menjadikan kawasan Trumon–Singkil ditetapkan sebagai Important Bird Area (IBA) oleh BirdLife International pada 2001, dengan cakupan sekitar 157 ribu hektar. Ini termasuk sebagian kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Ada tiga spesies kunci yang menjadi dasar penetapan IBA tersebut, yakni White-winged Duck…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.