Fri,7 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Titik Nol Singaraja Punya Wajah Baru, Katanya Mirip Jogja Tapi Versi Penuh Ornamen Singa

Titik Nol Singaraja Punya Wajah Baru, Katanya Mirip Jogja Tapi Versi Penuh Ornamen Singa

titik-nol-singaraja-punya-wajah-baru,-katanya-mirip-jogja-tapi-versi-penuh-ornamen-singa
Titik Nol Singaraja Punya Wajah Baru, Katanya Mirip Jogja Tapi Versi Penuh Ornamen Singa
service

22 Juni 2026 12.00 WIB • 1 menit

Dok. Kominfosanti Buleleng


Pusat Kota Singaraja belakangan ini mulai menunjukkan aktivitas yang berbeda menjelang sore hari. Kawasan Titik Nol yang sarat akan nilai historis kini bersolek menjadi ruang terbuka publik yang dirancang untuk mempertemukan fungsi interaksi sosial masyarakat dengan pelestarian cagar budaya.

Penataan ini dilakukan bukan hanya untuk mempercantik tata kota, melainkan sebagai upaya mengenalkan kembali rekam jejak wilayah tersebut kepada generasi muda.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengatakan bahwa konsep yang diusung berfokus pada penghidupan kembali ingatan kolektif masa lalu.

Singaraja memiliki posisi penting dalam lini masa sejarah nasional karena pernah memegang peran sebagai ibu kota Sunda Kecil serta pusat jalur perdagangan utama pada zamannya.

Meskipun saat ini beberapa pengerjaan fasilitas penunjang di tahap akhir masih terus diselesaikan oleh pekerja proyek, warga setempat sudah diperbolehkan untuk mengakses area ini.

Sentuhan Karakter Singa yang Ikonik

Setelah foto-fotonya mulai tersebar di media sosial, penataan baru di jantung kota ini sempat memicu obrolan hangat di kalangan warganet karena visualnya yang dianggap menyerupai atmosfer pedestrian di Yogyakarta. Kesan lapang, penempatan lampu kota, dan penataan trotoar yang rapi menjadi alasan munculnya perbandingan tersebut.

Identitas unik Singaraja langsung terlihat dari keberadaan ornamen patung singa yang ditempatkan secara strategis di beberapa sudut utama. Kehadiran simbol ikonik tersebut secara otomatis membedakan kawasan ini dengan ruang publik di daerah lain.

Perubahan fisik yang cukup signifikan ini secara perlahan mengubah kebiasaan warga kota dalam menghabiskan waktu luang.

Sembari menunggu momen matahari terbenam di pesisir utara, area pedestrian ini dimanfaatkan oleh lintas generasi untuk berbagai kegiatan santai, mulai dari berjalan kaki ringan, berkumpul bersama keluarga, hingga berburu foto estetis di sekitar bangunan lama yang kini tampak lebih rapi.

Menciptakan Titik Ekonomi Baru

Di luar fungsi estetika dan ruang edukasi sejarah, proyek penataan kawasan heritage ini memiliki target jangka panjang di sektor ekonomi hulu.

Keberadaan ruang publik yang representatif di tengah kota diproyeksikan mampu memicu pertumbuhan titik-titik ekonomi baru melalui keterlibatan para pelaku usaha lokal di sekitar area penataan.

Selain itu, pembenahan fasilitas di pusat kota ini juga bertujuan mengejar ketertinggalan sektor pariwisata di sini. Selama ini, arus kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik masih menumpuk di area Badung dan Denpasar.

Lewat promosi aset sejarah yang dikemas dengan gaya modern, destinasi di Kabupaten Buleleng diharapkan bisa mendapat porsi perhatian yang seimbang dari para wisatawan mancanegara.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.