Sat,25 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Transaksi Kripto di Pasar Rupiah Tembus Rp201 Triliun pada 2025

Transaksi Kripto di Pasar Rupiah Tembus Rp201 Triliun pada 2025

transaksi-kripto-di-pasar-rupiah-tembus-rp201-triliun-pada-2025
Transaksi Kripto di Pasar Rupiah Tembus Rp201 Triliun pada 2025
service

KABARBURSA.COM – Aktivitas perdagangan kripto di Indodax mencatat lonjakan signifikan sepanjang 2025. Nilai transaksi aset digital di pasar rupiah mencapai sekitar Rp201,2 triliun, melesat 51,65 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp132,6 triliun.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut mencerminkan minat investor domestik yang tetap terjaga sepanjang 2025. Di tengah dinamika pasar yang fluktuatif, partisipasi pelaku dalam negeri dinilai masih solid.

Menurut Antony, peningkatan volume transaksi di pasar rupiah—terutama di platform Indodax—menunjukkan bahwa investor lokal terus memanfaatkan aset kripto sebagai bagian dari strategi alokasi dan pengelolaan dana. Volatilitas tidak sepenuhnya memudarkan daya tarik. Sebaliknya, kripto masih dipandang sebagai alternatif instrumen investasi yang relevan.

Dari sisi komposisi aset, USDT, Bitcoin, dan Ethereum tetap menjadi tulang punggung transaksi di pasar rupiah sepanjang tahun lalu. USDT berkontribusi sekitar 22 persen dari total volume, diikuti Bitcoin sebesar 13 persen dan Ethereum sekitar 7 persen.

Dominasi ketiga aset tersebut, kata Antony, merefleksikan preferensi investor terhadap kripto dengan tingkat likuiditas tinggi yang kerap dijadikan barometer pergerakan pasar.

Sepanjang 2025, Indodax juga mempertahankan posisinya sebagai bursa kripto terbesar di Indonesia, dengan pangsa pasar melampaui 40 persen. Capaian ini menegaskan peran Indodax sebagai simpul utama perdagangan aset digital nasional.

Di sisi lain, Antony menekankan pentingnya penguatan kerangka regulasi dalam menjaga kepercayaan investor terhadap ekosistem kripto dalam negeri. Regulasi yang semakin jelas dan terstruktur dinilai memberikan kepastian hukum, memperkuat perlindungan konsumen, sekaligus menjadi fondasi pertumbuhan industri yang berkelanjungan.

Sepanjang tahun lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan sejumlah kebijakan untuk memperkokoh tata kelola dan manajemen risiko di sektor aset keuangan digital. Di antaranya Peraturan OJK Nomor 30 Tahun 2025 tentang penerapan tata kelola dan manajemen risiko bagi penyelenggara inovasi teknologi sektor keuangan, serta Surat Edaran OJK Nomor 34/SEOJK.07/2025 mengenai rencana bisnis penyelenggara perdagangan aset keuangan digital.

Tak hanya itu, OJK juga merilis daftar whitelist bagi pedagang aset keuangan digital yang telah mengantongi izin dan terdaftar secara resmi. Indodax termasuk di dalamnya, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kripto yang lebih aman, transparan, dan terpercaya bagi investor Indonesia.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.