Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Ubed petik pelajaran dari mental pantang menyerah Watanabe

Ubed petik pelajaran dari mental pantang menyerah Watanabe

ubed-petik-pelajaran-dari-mental-pantang-menyerah-watanabe
Ubed petik pelajaran dari mental pantang menyerah Watanabe
service

Jakarta (ANTARA) – Tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah memetik pelajaran berharga dari mental pantang menyerah lawan setelah dikalahkan Koki Watanabe dari Jepang pada babak 32 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026.

Ubed, sapaan akrab Mohammad Zaki, harus menyerah 21-15, 14-21, 18-21 kepada Watanabe setelah unggul pada gim pertama di Ningbo Olympic Sports Center, China, Rabu.

Ubed menyatakan secara permainan berhasil mengimbangi lawan, namun kehilangan momentum setelah Watanabe bangkit berkat daya juang yang kuat.

“Di game kedua saya kalah cepat, lawan lebih mengontrol permainan dan di situ saya kaget,” kata Ubed.

Pada gim penentuan, pertandingan berlangsung ketat. Ubed sempat berada di posisi unggul sebelum kehilangan fokus pada fase krusial.

Baca juga: Raymond/Joaquin akui kehebatan drive pasangan Korea

“Tadi ada kesalahan sedikit antara bola keluar dan masuk, wasit mengoreksi menjadi keluar padahal kelihatan masuk. Mungkin dari situ saya agak goyah,” ujarnya.

Menurut Ubed, salah satu kekuatan utama Watanabe adalah mental bertanding yang tetap kuat meski dalam tekanan.

“Keunggulan lawan dia punya rasa tidak mau kalah yang bagus padahal di game pertama dan ketiga dia sudah goyah. Ini jadi pelajaran berharga buat saya untuk evaluasi lagi ke depannya,” katanya.

Ia menambahkan pengalaman menghadapi pemain dengan ketahanan mental kuat menjadi bekal penting untuk meningkatkan kematangan permainan.

Baca juga: Fajar/Fikri jadikan laga pembuka pemanasan jelang ujian berat

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.